×
Ad

Xiaomi Siapkan Layar Privasi Ala Galaxy S26 Ultra, Ini Bocorannya

Virgina Maulita Putri - detikInet
Minggu, 31 Mei 2026 07:45 WIB
Fitur Privacy Display di Samsung Galaxy S26 Ultra Foto: detikINET
Jakarta -

Samsung Galaxy S26 Ultra memperkenalkan fitur Privacy Display untuk mencegah orang lain mengintip konten di layar. Fitur ini mulai ditiru oleh vendor ponsel lainnya, salah satunya Xiaomi.

Tipster Yogesh Brar melaporkan bahwa Xiaomi sedang menggarap fitur ala Privacy Display yang diperkenalkan Samsung. Fitur ini diklaim akan debut sebagai bagian dari update HyperOS 4 yang akan dirilis tahun ini.

Bocoran ini tidak mengungkap banyak informasi soal fitur yang dikembangkan Xiaomi. Jika benar fitur ini akan hadir sebagai dari HyperOS 4, kemungkinan solusi yang dikembangkan Xiaomi berbasis software, bukan berbasis hardware seperti milik Samsung.

Namun, ada kemungkinan bahwa Xiaomi sedang mengerjakan ponsel yang memiliki hardware yang dibutuhkan untuk layar privasi, dan HyperOS 4 hanya akan mengaktifkan fitur ini.

Saat fitur Privacy Display dari Samsung pertama kali dilaporkan, fitur itu ditemukan di software terlebih dulu sebelum muncul secara fisik. Namun, tampaknya fitur yang dikembangkan Xiaomi lebih mengarah ke solusi berbasis software.

Xiaomi kemungkinan akan meniru pendekatan yang pernah dilakukan BlackBerry. Ponsel Android BlackBerry dulunya memiliki fitur Privacy Shade yang dapat menghitamkan seluruh bagian layar, kecuali area kecil yang dapat disentuh, seperti dikutip dari Android Authority, Minggu (31/5/2026).

Galaxy S26 Ultra menggunakan display Samsung dengan teknologi Flex Magic Pixel. Teknologi ini memungkinkan pixel di layar bergerak secara fisik, sehingga bisa menyempitkan sudut pandang layar.

Pengguna dapat memilih untuk mempersempit sudut pandang di seluruh layar atau bagian tertentu. Hal ini tidak mungkin bisa diwujudkan jika menggunakan pendekatan software.

Di sisi lain, teknologi baru ini membuat display Galaxy S26 Ultra terlihat lebih redup dibandingkan layar Galaxy S25 Ultra. Solusi berbasis software mungkin kurang ambisius, tapi secara teori tidak perlu mengorbankan tingkat kecerahan layar.

Keuntungan besar lainnya dari pendekatan berbasis software adalah Xiaomi dapat membawa fitur ini ke lebih banyak perangkat lawas menggunakan update sistem operasi. Artinya, pengguna ponsel Xiaomi lawas tidak perlu upgrade ke perangkat terbaru jika ingin menjajal fitur ini.



Simak Video "Video: Xiaomi 17, HP Flagship Compact yang Kameranya Nggak Main-Main "

(vmp/vmp)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork