Apple dikabarkan tengah mengembangkan fitur keamanan anti-pencurian terbaru untuk iPhone. Fitur ini dirancang secara khusus untuk melindungi perangkat dalam situasi darurat, terutama saat ponsel dirampas atau dijambret dari tangan penggunanya.
Berdasarkan laporan terbaru, fitur anti jambret ini memungkinkan iPhone untuk mengunci layarnya secara otomatis jika mendeteksi adanya gerakan perampasan yang tiba-tiba.
Secara konsep, fitur yang tengah disiapkan Apple ini bekerja sangat mirip dengan Theft Detection Lock yang sebelumnya telah diperkenalkan Google untuk perangkat Android. Sistem ini akan sangat mengandalkan sensor akselerometer bawaan iPhone untuk mendeteksi perubahan gerakan mendadak yang identik dengan aksi penjambretan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jika sistem menyimpulkan bahwa perangkat kemungkinan besar telah berpindah tangan secara paksa, iPhone akan langsung terkunci untuk melindungi data di dalamnya.
Pencegahan Kunci Layar Tanpa Sengaja
Tentu saja, ada kekhawatiran fitur ini akan aktif secara tidak sengaja saat pengguna melakukan gerakan cepat. Untuk mencegah hal tersebut, Apple dilaporkan menggunakan sistem pengamanan (safeguard) berlapis yang serupa dengan fitur Stolen Device Protection yang sudah ada.
Sistem pintar ini akan mengecek konteks lingkungan sekitar perangkat, seperti:
- Apakah iPhone sedang terhubung ke jaringan Wi-Fi rumah atau jaringan yang dipercaya?
- Apakah iPhone sedang berada di lokasi yang sering dikunjungi?
Jika ponsel berada di lingkungan yang aman, perangkat kemungkinan besar akan menonaktifkan pemicu kunci otomatis tersebut, sehingga pengguna tidak terganggu saat beraktivitas normal.
Hingga laporan ini diturunkan, belum ada informasi pasti mengenai kapan Apple akan mulai menggulirkan fitur keamanan terbaru ini kepada para pengguna iPhone, demikian dikutip detikINET dari GSM Arena, Jumat (29/5/2026).
(asj/asj)

