Mac Mini mendadak jadi barang langka karena banyak dicari untuk kebutuhan AI. Setelah kewalahan memenuhi permintaan, Apple tiba-tiba berhenti menjual Mac Mini versi paling murah.
Mac Mini M4 dengan harga USD 599 dilaporkan menghilang dari website Apple setelah stoknya habis sejak minggu lalu. Ini adalah varian Mac Mini M4 paling murah dengan RAM 16GB dan penyimpanan 256GB.
Setelah perubahan ini, harga Mac Mini M4 yang ditawarkan Apple mulai dari USD 799 untuk RAM 16GB dan storage 512GB. Harganya tidak naik dibandingkan Mac Mini 512GB sebelumnya, tapi konsumen jadi harus merogoh kocek lebih banyak untuk mendapatkan perangkat ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski tersedia untuk dipesan, saat ini stok Mac Mini M4 versi 512GB sedang kosong di website Apple. Jika konsumen memesan desktop itu hari ini, Apple mengatakan mereka baru akan menerima sekitar minggu kedua atau ketiga bulan Juni.
Jika perkiraan pengiriman tersebut terus mundur, bukan tidak mungkin Apple juga akan menandai produk ini sebagai 'tidak tersedia', sama seperti Mac Mini 256GB sebelum berhenti dijual.
Mac Mini M4 versi lainnya dengan konfigurasi lebih tinggi juga memiliki keterangan 'tidak tersedia' di website Apple, termasuk semua model M4 dengan RAM 32GB. Banyak model lain yang membutuhkan waktu pengiriman 10-12 minggu.
Mac Mini populer di kalangan penggemar AI karena mampu menjalankan large language model (LLM) lokal, dan belakangan ini banyak dipakai untuk menjalankan agen AI seperti OpenClaw.
Kombinasi permintaan yang tinggi dan kelangkaan komponen seperti memori dan storage membuat Apple kesulitan memenuhi permintaan terhadap Mac Mini, dan CEO Apple Tim Cook mengatakan pasokan dan permintaan Mac Mini mungkin baru seimbang dalam beberapa bulan ke depan.
"Kami memperkirakan ke depannya Mac Mini dan Mac Studio mungkin membutuhkan beberapa bulan untuk mencapai keseimbangan antara pasokan dan permintaan," kata Cook, seperti dikutip dari Engadget, Minggu (3/5/2026).
"Keduanya merupakan platform yang luar biasa untuk AI dan layanan agentic dan pengakuan pelanggan terhadap hal itu terjadi lebih cepat dari yang kami perkirakan, sehingga kami melihat permintaan yang lebih tinggi dari perkiraan," sambungnya.
(vmp/vmp)

