Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Tambah Sehat Berkat Google?

Tambah Sehat Berkat Google?


- detikInet

San Fransisco - Saat ini Google telah digunakan untuk mencari informasi seputar kesehatan. Penggunanya kerap memasukkan kata kunci terkait gejala-gejala penyakit dan sejenisnya, lalu berusaha mencari cara pengobatannya. "Google memang bukan dokter, tapi orang-orang antri mendatangi kami untuk mencari informasi kesehatan," tutur Marissa Mayer, Kepala presiden Search Products & User Experience Google dalam konferensi Web 2.0 di San Fransisco. "Kami berusaha untuk memenuhi informasi yang mereka butuhkan," tambahnya, seperti dikutip detikINET dari CNET News, Jumat (19/10/2007).Ke depannya, Google berjanji akan menambahkan fitur-fitur spesifik terkait kesehatan. Salah satunya adalah penyimpanan catatan kesehatan seseorang. Saingan Google, Microsoft, telah lebih dulu memperkenalkan layanan sejenis bernama Microsoft HealthVault. Di sisi lain, perusahaan seperti IBM, Oracle, hingga Siemens telah bekerja bertahun-tahun untuk mengubah data catatan kesehatan berbasis kertas ke bentuk digital. Google mengaku telah memulai program ini sejak dua tahun lalu melalui layanan Google Co-op. Lewat Co-Op, berbagai pakar dan organisasi kesehatan bisa memberi tanda pada situs kesehatan yang bermanfaat bagi pengguna. Mayer melanjutkan, Google juga sedang membuat layer khusus berisi informasi tentang lokasi dokter dan tenaga medis dalam layanan Google Maps. Layanan tersebut diharapkan dapat memudahkan orang untuk menemukan lokasi dokter terdekat, serta mengetahui keahlian mereka. Sedangkan untuk visi jangka panjangnya, Mayer membuka kemungkinan penyimpanan catatan kesehatan dalam perangkat portabel semacam USB Flashdrive yang dilindungi dengan password. Hal ini memungkinkan konsumen untuk melanglang buana ke seluruh dunia dan memberikan catatan medis mereka ke dokter lokal secara aman. Kapan Google akan membantu penggunanya untuk makin sehat? Mayer mengatakan upaya ini membutuhkan waktu bertahun-tahun. "Ini merupakan misi besar yang membutuhkan waktu bertahun-tahun. Kami masih dalam tahap awal," Mayer menandaskan. (wsh/wsh)





Hide Ads