Di Benua Biru, TV Ponsel Tak Jua Dicinta
- detikInet
Helsinki -
Melihat televisi di layar ponsel? Teknologi ini memang menarik ketika Anda ingin melihat televisi saat jalan-jalan santai misalnya. Namun orang-orang Eropa kelihatannya tak begitu tertarik dengan layanan televisi di ponsel.Berdasarkan studi lembaga penelitian Gartner, hanya 5 persen orang Eropa yang tertarik melihat televisi lewat ponsel dalam jangka waktu setahun mendatang. Sementara orang Asia lebih berminat ketika 20 persen dari mereka menyatakan ketertarikannya."Saya rasa alasan utamanya adalah ukuran perangkat untuk menonton TV. Anda akan mendapatkan kenyamanan namun bisa jadi alatnya terlalu besar. Demikian juga, jika perangkatnya terlalu kecil Anda juga tak merasa nyaman," sebut Carolina Milanesi, analis di Gartner seperti dikutip detikINET dari Reuters, Selasa (25/9/2007).Di Eropa beberapa negara mulai mengembangkan jaringan DVB-H (Digital Video Broadcasting - Handheld) ini secara komersial. Sementara di Asia, siaran DVB-H telah dimulai di India dan Vietnam. Indonesia, Malaysia dan Filipina juga berencana melakukannya tahun ini.Operator ponsel di Eropa mengharapkan televisi ponsel akan menarik konsumen untuk berlangganan dengan biaya 5-10 Euro per bulan sebagai alternatif penghasilan ketika pendapatan dari panggilan suara menurun.Namun, usaha memasyarakatkan televisi komersial di ponsel tampaknya memerlukan usaha yang keras melihat sikap skeptis masyarakat Eropa dalam studi Gartner tersebut.
(fyk/wsh)