Siap ke Pengadilan
'Vista' Bukan Milik Microsoft?
- detikInet
Jakarta -
Sistem operasi Windows Vista tengah digoyang eksistensinya. Microsoft mungkin bisa kehilangan merek Windows Vista. Seorang lelaki asal Perancis bernama Philippe Gildas mengaku telah mematenkan Vista sejak empat tahun lalu. Ia berencana akan mengajukan tuntutan.Sistem operasi Vista memang hak milik intelektual Microsoft, tetapi mungkin tidak demikian adanya dengan nama Vista. Gildas mengklaim bahwa dia mempunyai hak sah atas merek Vista sementara Microsoft tidak.Karena itu, menurut Gildas, raksasa software asal Redmond itu harus berhenti menggunakan nama Vista dalam sistem operasi yang diproduksinya. Gildas mengungkapkan bahwa dia telah mendaftarkan merek Vista empat tahun sebelum Microsoft meluncurkan sistem operasi terbarunya ke masyarakat umum."Saya mematenkan nama itu sejak tahun 2003 untuk segala properti intelektual dalam dunia hiburan dan media, untuk TV, situs, dan sebagainya. Vista yang telah saya luncurkan di CanalSat dan semua operator kabel bukanlah proyek sembarangan," jelasnya seperti dikutip detikINET dari Softpedia, Selasa (05/06/2007).Setelah menghabiskan 500 juta dolar pada kampanye pemasaran Windows Vista, Microsoft tentu tidak akan tinggal diam. Microsoft mengklaim akan mencari cara untuk menghentikan omongan Gildas secepat mungkin dan membawanya ke pengadilan bila perlu. Namun, jika Gildas bisa memenangkan hak intelektual dari merek Vista, sistem operasi itu bisa dihentikan.Gildas sendiri mengaku tidak ragu untuk mengancam Microsot dengan tuntutan hukum karena peluncuran global Windows Vista telah mengganggu rencananya untuk membuka saluran TV Vista. Tentu saja Microsoft bisa berargumentasi bahwa sistem operasi itu telah diberi label Windows Vista dan karenanya, penyalahgunaan merek itu akan sulit dibuktikan.
(dwn/dwn)