Windows vs IGOS Nusantara Tarung di Sekolahan
- detikInet
Jakarta -
Menristek Kusmayanto Kadiman benar-benar yakin dengan kemampuan IGOS Nusantara. Sistem operasi hasil karya anak bangsa ini siap ditandingkan dengan Windows besutan Microsoft di sekolah."Yang mau kita tunjukkan di sini yaitu dua-duanya bisa dipadukan di satu tempat lalu secara teknis kita tampilkan interoperability di antara keduanya itu bisa seamless," ujar Kusmayanto, kepada detikINET di sela-sela acara talkshow bertajuk "Teknik dan Strategi Marketing OpenSource" di Menara Bidakara, Selasa malam (24/4/2007). Keberadaan kedua sistem operasi baik OpenSource ataupun proprietary diyakini akan memicu peningkatan daya saing keduanya, jadi jangan ada yang dihilangkan. "Keduanya harus eksis dan bertanding," imbuhnya.Untuk merealisasikan rencana tersebut Kusmayanto mengaku telah berbicara dengan pihak Microsoft yang diwakili oleh Emilio Umeoka selaku regional director Microsoft Asia Pasifik, dan mereka mengaku tertarik. Rencana ini akan dijalankan di satu sekolah tingkat atas (SLTA) negeri di pulau Jawa tetapi yang berada di luar Jakarta, sayangnya Kusmayanto enggan membocorkan nama sekolah tersebut. "Kandidat siy sudah ada, sekolah yang kita incar ini sudah punya sekitar 40 komputer dan terkoneksi internet cuma barangkali komputernya model lama," bisiknya.Dalam penerapannya, Kusmayanto juga belum tahu apakah kedua sistem operasi akan disektor dalam sebuah jaringan terpisah atau dengan model double boot. Namun, diharapkan tidak sampai setahun program ini sudah teralisasi dengan memberikan contoh nyata. "Bisa dibilang akan diaduin jika ditengok bahwa sekolah itu sebagai backform di mana kita bertanding dan nanti kita juga tanya kepada muridnya lebih suka pakai yang mana. Jadi kita lihat saja," yakinnya.
(ash/wsh)