Intel Classmate
'Windows atau Linux, Pilihan Ada di Tangan Konsumen'
- detikInet
Jakarta -
Intel tengah mengapalkan laptop murahnya bernama 'Classmate' ke sekolah-sekolah di negara berkembang. Meksiko dan Brazil mendapat kesempatan pertama mencicipi laptop tersebut.Classmate merupakan komputer notebook berharga murah yang ditujukan untuk anak-anak sekolah di negara berkembang. Laptop ini hampir mirip dengan laptop One Laptop Per Child (OLPC) garapan Nicholas Negroponte.Laptop tersebut diklaim Intel tersedia dalam dua pilihan sistem operasi -- Windows dan Linux. Juru bicara Intel Agnes Kwan mengatakan, laptop yang dikapalkan ke Meksiko dan Brazil semuanya beroperasi pada Windows.Soal pilihan sistem operasi, menurut Kwan, semua terserah pada konsumen. "Classmate berbasis Linux akan tersedia. Namun pilihan antara Windows dan Linux semuanya terserah pada pihak sekolah yang membeli laptop itu," tutur Kwan kepada Vnunet, yang dikutip detikINET, Kamis (5/4/2007).Mandriva disebut-sebut satu-satunya distribusi Linux yang sudah disertifikasi untuk digunakan di laptop Classmate. Namun Intel mengatakan bahwa saat ini pihaknya tengah berupaya menghadirkan distribusi Linux tambahan.Intel mengaku tengah bekerja sama dengan banyak distribusi Linux untuk mengoptimisasi sistem operasi open source dan memastikan bahwa kebutuhan driver-nya tersedia. Sayangnya Intel menolak membeberkan nama distribusi yang dimaksud.Spesifikasi Classmate antara lain prosesor Intel Celeron-M, layar 7 inci LCD, flash drive berkapasitas 1 GB untuk versi Linux atau 2 GB untuk Windows dan memori 256 Megabyte (MB). Mengenai harga belum ada kepastian. Classmate disinyalir akan dibandrol harga berkisar US$ 350 hingga US$ 400.
(dwn/dwn)