Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Blu-ray Mahal
Perusahaan Film Porno Lirik HD DVD
Blu-ray Mahal

Perusahaan Film Porno Lirik HD DVD


- detikInet

Jakarta - Blu-Ray dan HD DVD adalah dua format DVD generasi berikutnya. Terlepas dari kubu mana yang terbaik, banyaknya dukungan dari beberapa industri film porno sepertinya akan membantu HD DVD menyalip Blu-ray dalam perang format DVD masa depan.Kebanyakan perusahaan film porno sepertinya lebih menentukan pilihan hati pada HD DVD. Sebut saja Wicked Pictures, salah satu perusahaan film dewasa terkemuka, telah merilis video HD DVD pertamanya di sebuah pameran di Las VEgas.Digital Playground Inc., salah satu studio pembuat film biru (blue film), juga berencana meluncurkan film porno pertamanya dengan format HD DVD pada 18 Januari mendatang. Menyusul beberapa industri film dewasa lainnya.Padahal, untuk diketahui saja, awal tahun 2006 lalu Digital Playground telah mengumumkan akan mengadopsi Blu-ray sebagai standar penampungan film-film buatannya. Digital Playground bahkan dikabarkan sudah memproduksi filmnya dengan format high definition."Jika Blu-ray tidak diadopsi oleh perusahaan film dewasa, HD DVD tentunya akan menang," kata Jake Richter, analis di Jon Peddie Research, seperti dikutip detikINET dari Gamepro, Senin (15/1/2007).Richter juga mengatakan nama HD DVD pada akhirnya akan membantu HD DVD memenangkan perang format DVD masa depan karena koneksinya lebih mudah bagi konsumen. "Jika Anda ingin membeli sebuah HD (high definition) TV, pilihan akan jatuh ke HD DVD player. Blu-ray TV belum ada," katanya.Ada beberapa alasan mengapa industri film dewasa berpaling ke HD DVD. Biaya produksi yang lebih rendah dan dukungan teknologi yang lebih baik adalah salah satu diantaranya. "Pakai HD DVD lebih murah ketimbang Blu-ray," kata Jackie Ramos, wakil presiden produksi DVD Wicked Pictures.Sekilas Tentang Blu-ray dan HD DVDFormat Blu-ray dimotori oleh perusahaan besar seperti Sony dan didukung juga oleh Hitachi, LG, Matsushita (Panasonic), Pioneer, Philips, Samsung. Sedangkan kubu HD DVD dipimpin oleh Toshiba dan didukung oleh NEC, Sanyo dan sejumlah perusahaan elektronik lainnya.Keduanya bersaing ketat merebut perhatian pasar karena sama-sama menawarkan kapasitas yang lebih besar. Format Blu-Ray menjanjikan kapasitas penyimpanan sebesar 27 gigabyte (GB) pada single-sided capacity, 50 GB pada dual-layer discs. Sementara format HD DVD menawarkan kapasitas 15 GB untuk single layer, dan 30 GB pada dual-layer. Toshiba kabarnya tengah mengembangkan format triple-layer dengan kapasitas 45 GB. (dwn/dwn)





Hide Ads