Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Abaikan Peringatan Tukar Baterai
Laptop Terbakar, Rumah pun Hangus
Abaikan Peringatan Tukar Baterai

Laptop Terbakar, Rumah pun Hangus


- detikInet

Jakarta - Jilatan api lalap habis harta benda dan rumah milik keluarga di Venice, Amerika Serikat. Penyebabnya? Laptop Dell yang terbakar. Walah..!Lagi-lagi kasus laptop Dell yang terbakar kembali terjadi. Kali ini insiden tersebut terjadi di South Venice, Florida, Amerika Serikat (AS). Malangnya, kasus kali ini menyebabkan sebuah keluarga menjadi luntang-lantung tak punya rumah.Seperti yang diberitakan HeraldTribune dan dikutip detikINET, Rabu (23/08/2006), sang pemilik rumah, Louis Minnear (36) menyakini sumber api tersebut datang dari terbakarnya laptop yang merupakan keluaran pabrikan Dell.Bapak 3 anak itu mendapati kebakaran yang berawal dari sofa, dimana laptop Dell Latitude D500 milik istrinya sedang digunakan. Saat tak lama ditinggal, sofa itu mulai terbakar dan merembet habis keseluruh bagian rumahnya.Lebih lanjut dituturkan Louis, ia langsung menyelamatkan istrinya yang sedang hamil, membopong anaknya yang masih berumur 9 bulan serta menuntun 2 anjingnya keluar rumah. "Kebetulan dua anak laki-lakiku yang lain tidak berada dirumah untuk mengalami insiden ini," tuturnya.Kebakaran yang terjadi selama lebih kurang 30 menit itu tidak menyisakan harta benda lain selain foto pernikahan, mainan bayi dan tas istrinya yang sempat diselamatkan Louis sebelum melarikan diri dari amukan api. Harta benda itulah yang tersisa dari rumahnya yang terbakar habis.Abaikan Peringatan Tukar BateraiIronisnya, kejadian tersebut terjadi 3 hari setelah Dell melakukan aksi tarik baterai terhadap 4,1 juta baterai notebook Dell, yang diyakini memiliki sel dari Sony Energy Tech dan dipasarkan antara April 2004 hingga Juli 2006.Louis sendiri mengaku sempat mendengar peringatan dari Dell mengenai penukaran baterai, namun hingga insiden itu terjadi ia belum sempat melakukan aksi apa-apa."Saya sempat dengar mengenai penarikan (baterai), tapi saya tidak sempat melakukan apa-apa," jelas Louis. "Hal ini (rumah terbakar karena komputer) adalah sesuatu yang tidak pernah bisa saya bayangkan sebelumnya," lirihnya.Sementara ini, keluarga Louis masih dibantu palang merah AS untuk tinggal di motel setempat serta menggunakan voucher untuk makan dan beli baju keluarganya. (amz) (annisa/)




Hide Ads