Michael Dell: Kami Senang Melakukan Hal yang Benar
- detikInet
Hong Kong -
Michael Dell, pendiri dan pimpinan perusahaan pembuat komputer Dell, tampil di hadapan publik dan mengaku senang karena sudah mengambil langkah tepat dalam menyikapi insiden notebook meledak."Ada beberapa hal yang mungkin dilakukan sebuah perusahaan dalam menghadapi masalah ini -- lari dan sembunyi, menunggu sikap regulator atau mengklaim itu bukan suatu masalah," kata Dell, saat berbicara di ballroom hotel di Hong Kong, di hadapan para peserta gathering yang digelar kamar dagang setempat, seperti dikutip detikINET, Senin (21/8/2006) dari Cnet News.com.Dell menampakkan diri beberapa hari setelah perusahaan mengumumkan penarikan produk terkait masalah keamanan. Penarikan tersebut disebut-sebut sebagai yang terbesar sepanjang sejarah industri elektronik konsumer Amerika Serikat.Di sisi lain, Hewlett-Packard (HP) yang merupakan rival utama Dell, berhasil mencatatkan pendapatan yang melampaui perkiraan para analis. Tidak hanya itu, HP juga disinyalir tengah mempersiapkan diri menikung IBM dan menjadi perusahaan teknologi nomor 1.Sebelumnya, Dell mengumumkan penarikan 4,1 juta unit baterai laptop yang diduga rentan mengalami panas berlebih (overheat) dan meledak. Para analis memperkirakan, Dell dan Sony yang memproduksi komponen bermasalah itu, akan mengalami pembengkakan biaya dari US$ 85 juta menjadi US$ 430 juta (US$1 = Rp 9.068. Sumber: detikcom).Dell, 41, mendirikan perusahaan pada tahun 1984. Asia merupakan pasar terbesar bagi Dell, yang menurut Dell, mengalami pertumbuhan dramatik dalam lima tahun belakangan.Selain masalah notebook meledak, minggu ini Dell kehilangan dua eksekutif seniornya di salah satu pasar yang paling potensial. David Miller, yang bertanggung jawab atas operasional perusahaan di Cina, dan mengamati sepak terjang Lenovo yang membeli bisnis ThinkPad IBM tahun lalu. Selain Miller, direktur penjualan Dell di Jepang, Sotaro Amano, meninggalkan perusahaan demi menjadi presiden Lenovo di Jepang."Saya tidak akan mengatakan bahwa saya senang orang-orang meninggalkan perusahaan," kata Dell. "Tapi secara keseluruhan, kami berhasil mempertahankan orang-orang yang ingin kami pertahankan," imbuhnya."Banyak tantangan yang sedang kami hadapi, demikian juga pada tahun-tahun sebelumnya," kata Dell. "Tapi coba lihat kami dalam beberapa kuartal ke depan," ujarnya. (nks)
(ketepi/)