Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Mengais Sisa Kejayaan
Duran Duran Jajaki Dunia Maya
Mengais Sisa Kejayaan

Duran Duran Jajaki Dunia Maya


- detikInet

Los Angeles - Band pop yang menjadi ikon era 1980-an, Duran Duran, mencoba mengais sisa-sisa kejayaannya untuk merebut pasar industri musik di abad ke-21 dengan menggunakan situs web virtual reality sebagai ajang promosi. Meski, hal ini bukan barang baru karena ratusan band dan musisi, baik yang kelas 'teri' hingga band 'raksasa' sekelas U2, telah memanfaatkan media Internet untuk memaksimalkan promosi mereka, mulai dari penjualan album hingga kebutuhan promosi band. Namun, promosi yang dijalankan band asal Birmingham, Inggris, ini ternyata sukses menyedot perhatian. Lima anggota orisinil Duran Duran (beberapa tahun sesudahnya mereka sempat berganti personil), Simon Le Bon, John Taylor, Roger Taylor, Andy Taylor and Nick Rhodes, tampil sebagai karakter atau avatar yang bisa Anda desain sesuka hati di situs Web mereka, Second Life (http://secondlife.com). Plus, mereka juga menyajikan konser live gratis di situs web tersebut pada minggu berikutnya. Demikian seperti dikutip detikINEt dari Reuters, Sabtu (12/8/2006).Menurut kelompok musik tersebut, mereka merupakan band pertama yang membuat tampilan (karakter avatar) seperti itu. Duran-Duran, yang populer dengan video klip eksperimentalnya di era 1980-an seperti "Rio" dan "Hungry Like the Wolf," berharap bakal jadi pionir serupa untuk media Internet kali ini."Fantasi Anda bisa diwujudkan di sini. Second Life merupakan perwujudan masa depan, dan menawarkan kemungkinan yang tak terbatas untuk para artis," ujar Rhodes berpromosi. Menurut komunitas online asal San Francisco, Linden Lab, 350,000 enggota tercatat telah mengoperasikan avatar-avatar yang dapat berinteraksi satu sama lain ini. Para pengguna bisa membangun rumah virtual, pekerjaan impian atau mencoba gaya hidup alternatif. (dbu) (donnybu/)







Hide Ads