15 Agustus, AMD Lepas Opteron Dual-Core Teranyar
- detikInet
Jakarta -
Untuk mempertahankan hegemoninya di pasar server, Advanced Micro Devices (AMD) akan melepas chip Rev.F dual-core Opteron 15 Agustus mendatang.Beberapa vendor server termasuk Hewlett-Packard (HP), IBM, dan Sun Microsystems dikabarkan sudah berencana memakai chip tersebut di jajaran mainstream server dan workstation mereka.Sun sendiri disinyalir akan memakai chip tersebut di dua server dan satu workstation-nya, guna memperbaiki multicore processing, virtualization, dan system-level performance per watt.Di pasar server, meski pangsa pasar AMD kurang dari seperempat, chip Opteron merupakan salah satu chip andalan AMD. Pendapatan AMD dari Opteron selama kuartal dua 2006 naik 141% dari tahun ke tahun. Berkat Opteron AMD berhasil mencapai keuntungan tribulan sebesar US$ 89 juta, jauh dibandingkan tahun lalu yang hanya meraup US$ 11 juta.Opteron makin berjaya di bulan Mei 2006 ketika Dell memutuskan untuk mengakhiri pemakaian chip Intel, dan beralih ke AMD. Dell bahkan berencana menjual komputer server berbasis Opteron menjelang akhir 2006.Intel masih Memimpin PasarJika membanding penjualan Xeon dengan Opteron di kuartal satu 2006, Intel tercatat masih jadi yang terdepan di pasar prosesor server. Menurut perusahaan penelitian IDC, Intel memiliki 76,8% pangsa pasar prosesor server."Meski AMD meluncurkan Opteron Rev.F, teknologi baru Intel pada chip Xeon 5100 "Woodcrest" (yakni teknologi arsitektur 65 nm), diperkirakan bakal menghentikan momentum Opteron," ujar Nathan Brookwood, analis di Insight 64.Diakui Brookwood, Opteron terbaru AMD punya beberapa fitur penting, seperti DDR2 memory dan virtualization hardware extensions. Tapi dalam hal performa, tidak seberapa besar perubahannya jika dibandingkan dengan Opteron AMD saat ini."Intel telah melakukan lompatan besar melalui Woodcrest-nya, dan dengan performance per watt," tutur Brookwood lagi, seperti dilansir pcworld dan dikutip detikINET Jumat (28/07/2006).Menurut Brookwood, AMD tak akan mendapatkan posisi kuat di pasar server jika AMD tidak berpindah dari teknologi 90 nm ke 65 nm, dan dari chip dual-core ke quad-core. "Kompetisi pasar prosesor akan semakin ketat, masing-masing pihak akan saling melompati satu sama lain," jelas Brookwood lagi. (dwn)
(dewidya/)