Fungsi PC Tradisional Makin Usang
- detikInet
Jakarta -
Industri PC (personal computer) diperkirakan bakal 'mati' lebih cepat. Pasalnya fungsi PC tradisional sudah bergeser ke arah baru, semisal untuk perangkat digital termasuk ponsel dan pemutar musik.Hal ini disampaikan Bill Gates, bos besarnya Microsoft, dan Paul Otellini, CEO Intel, lewat opininya yang ditulis di Wall Street Journal. Keduanya berpendapat bahwa PC kini tengah memasuki era baru, yakni sebagai hub untuk berbagai perangkat digital.Seperti ditulis Reuters dan dikutip detikINET, Selasa (16/5/2006), opini keduanya muncul terkait semakin lesunya pertumbuhan pengapalan PC dunia. Menurut periset pasar IDC, pengapalan PC turun 12,9% di kuartal pertama 2006, dari 15,9% tahun lalu.Baik Microsoft dan Intel, keduanya prihatin dengan kondisi melambatnya pertumbuhan penjualan PC tahun ini. Mau tidak mau, kondisi tersebut turut berimbas pada finansial perusahaan.Meski demikian, analis memperkirakan permintaan PC akan 'melunak' di kuartal mendatang, seiring beberapa konsumen mungkin akan menunda membeli PC baru hingga sistem operasi Windows Vista diluncurkan.Maret lalu, Microsoft secara resmi mengumumkan penundaan peluncuran Windows Vista. Semula peluncuran Vista dijadwalkan akhir tahun 2006, namun dengan alasan demi meningkatkan keamanan dan kemudahan penggunaan, sistem operasi anyar itu baru akan meluncur awal 2007.Masa depan PC tampak meragukan. Beberapa pihak bahkan menganggap maraknya pertumbuhan perangkat seperti pemutar musik iPod besutan Apple Computer, kamera digital dan video recorder, membuat fungsi komputer tradisional kian usang."PC telah berkembang jauh dari penggunaan aslinya, tidak hanya sekedar menjadi tools untuk membuat dokumen dan spreadsheet saja," tulis Gates dan Otellini. (dwn)(Catatan Redaksi:Bagi pemberi komentar, mohon tidak mengisi kolom nama dengan kata/kalimat yang tak lazim sebagai nama orang. Nama samaran diperbolehkan. Pengisian nama dengan nama milik orang lain (public figure), alamat situs, merek, nama institusi tertentu dan/atau cenderung vulgar/ofensif/SARA, tidak diperkenankan.)
(dewidya/)