Siap-siap! 18 Channel TV Kabel Berhenti Siaran di Indonesia

Siap-siap! 18 Channel TV Kabel Berhenti Siaran di Indonesia

Adi Fida Rahman - detikInet
Sabtu, 07 Agu 2021 10:46 WIB
ilustrasi nonton TV
18 channel TV kabel akan berhenti siaran di Indonesia, Foto: ilustrasi/thinkstock
Jakarta -

Sebanyak 18 channel TV kabel akan berhenti siaran di Indonesia. Mungkin salah satunya adalah favorit kamu untuk menikmati hiburan, berikut daftar lengkapnya.

Dilansir dari laman Variety, Sabtu (7/8/2021), Disney baru saja mengumumkan bakal menutup 18 saluran TV di Asia Tenggara dan Hong Kong. Upaya ini guna mendorong pengguna melakukan streaming online.

"Sebagai bagian dari upaya global The Walt Disney Company untuk berporos menuju model pertama D2C dan semakin mengembangkan layanan streaming kami, perusahaan mengkonsolidasikan bisnis media network terutama di Asia Tenggara dan Hong Kong. Upaya ini akan membantu kami menyelaraskan sumber daya kami secara lebih efisien dan efektif dengan kebutuhan bisnis saat ini dan masa depan," kata Disney dalam pernyataan resminya.

Penghentian tayang ke-18 channel berlaku mulai 1 Oktober mendatang. Adapun channel yang akan ditutup siarannya meliputi:

  • Fox
  • Fox Crime
  • Fox Life
  • FX
  • Channel V
  • Fox Action Movies
  • Fox Family Movies
  • Fox Movies
  • Star Movies China
  • Fox Sports
  • Fox Sports 2
  • Fox Sports 3
  • Star Sports 1
  • Star Sports 2
  • Disney Channel
  • Disney Junior
  • Nat Geo People
  • SCM Legend

Disney masih menyisakan empat channel TV yang masih bisa dinikmati pengguna Transvision, First Media, Indovision, MNC Sky Vision, Indihome dan provider televisi berlangganan lainnya. Keempat channel tersebut adalah:

  • Star Chinese Channel
  • Star Chinese Movies
  • National Geographic Channel
  • Nat Geo Wild

Juru Bicara perusahaan juga memastikan pihaknya akan terus memiliki bisnis media dan hiburan yang kuat di Asia Tenggara dan Hong Kong.

"Disney akan terus memiliki bisnis media dan hiburan yang kuat di Asia Tenggara dan Hong Kong yang mencakup bisnis direct-to-consumer, studio entertainment, produk konsumen, game dan bisnis penerbitan, melayani konsumen dan mitra serupa di kawasan ini," ungkapnya.

Menanggapi penghentian 18 channel TV kabel oleh Disney, analis investasi Richard Greenfield mengatakan paket TV berlangganan telah dirusak oleh strategi perusahaan yang lebih menyukai layanan streaming ketimbang penjualan program melalui operator kabel dan satelit.

Dia mencontohkan salah satu acara terbaiknya berjudul WandaVision tayang di Disney Plus daripada Disney Channel.

"Semua yang disukai konsumen tidak ada dalam paket (tv berlangganan)," kata Greenfield.



Simak Video "Mulai Hari Ini 18 Saluran TV Disney Berhenti Tayang di Indonesia"
[Gambas:Video 20detik]
(afr/afr)