Pendiri Telegram Ramal iPhone Akan Ditinggalkan Orang

Pendiri Telegram Ramal iPhone Akan Ditinggalkan Orang

Fino Yurio Kristo - detikInet
Senin, 23 Nov 2020 18:30 WIB
pavel durov
Pavel Durov kritik iPhone 12. Foto: Instagram @durov
Jakarta -

Pendiri dan CEO Telegram, Pavel Durov, mengaku telah membeli iPhone 12. Akan tetapi ia sama sekali tidak suka memakainya dan melontarkan beberapa kritikan tajam, bahkan memprediksi iPhone nanti akan ditinggalkan orang. Apa yang membuat dia kecewa?

Durov yang juga menciptakan jejaring sosial populer di Rusia, VKontakte, terutama tidak habis pikir dengan desain iPhone 12. Apalagi bentuknya mirip dengan iPhone keluaran masa silam.

"Baru saja mencoba iPhone 12 Pro, sungguh perangkat yang terasa kikuk. Terlihat dan terasa seperti versi terlalu besar iPhone 5 dari tahun 2012, tapi dengan susunan buruk kamera dengan tinggi berbeda (menonjol-red)," katanya, seperti dikutip detikINET dari Gizchina.

"Notch dan bezel besar masih ada, membuat rasio layar ke bodi iPhone 12 rendah dan secara umum membuat perangkat ini terkesan usang," lanjut pria yang sudah lama meninggalkan Rusia ini.

Lebih lanjut, ia juga menyinggung soal kurangnya inovasi di Apple semenjak kepergian mendiang Steve Jobs. Maka Durov tidak kaget jika penjualan iPhone menjadi anjlok belakangan ini.

"9 tahun setelah Steve Jobs meninggal, perusahaan ini masih hidup dengan reputasi dan teknologi yang ia bangun, tanpa inovasi berarti. Tidak mengejutkan penjualan iPhone turun 21% awal tahun ini. Jika tren ini berlanjut, dalam 7 sampai 10 tahun, market share global iPhone akan tak berarti," pungkas Durov.

Durov memang terkenal sebagai sosok yang blak-blakan. Ia cukup sering mengkritik WhatsApp, pesaing Telegram, sebagai aplikasi messaging yang tidak aman dan lebih baik tidak dipakai saja.

Namun demikian, tentu banyak yang tidak sepakat dengan pernyataan sang pendiri Telegram. Sebagian besar review iPhone 12 cenderung memuji HP ini, baik desain maupun kemampuannya secara keseluruhan. Penjualan awal di pasar juga dilaporkan sangat menggembirakan.



Simak Video "Telegram Sambut 70 Juta Pengguna Baru Usai WhatsApp Down"
[Gambas:Video 20detik]
(fyk/asj)