Selasa, 17 Des 2019 06:54 WIB

Asus Tegaskan Fokus Garap Ponsel Premium

Adi Fida Rahman, Adi Fida Rahman - detikInet
Foto: Adi Fida Rahman/detikINET
Jakarta - Beberapa tahun lalu, Asus sempat sukses di pasar ponsel kelas menengah di Indonesia. Tapi kini malah seperti mati suri dan membiarkan kompetitornya berjaya, kenapa?

detikINET pun coba menanyakan itu kepada Jonney Shih, Chairman Asus, saat kunjungannya ke Indonesia beberapa waktu lalu. Dia mengatakan ada perubahan strategi yang dilakukan pihaknya secara global.


"Kami telah mereview strategi bisnis. Teknologi dan inovasi telah menjadi DNA kami, karenanya kami mencoba menghadirkan produk yang terbaik ketimbang melakukan semuanya," ujar Shih.

Pria berkacamata ini mengetahui Asus pernah menguasai pasar ponsel kelas menengah di Indonesia. Begitu pula kondisi pasar di Tanah Air saat ini yang didominasi ponsel harga Rp 2-4 juta.

Jonney Shih, Chairman AsusJonney Shih, Chairman Asus Foto: Adi Fida Rahman/detikINET

"Saya mengerti sekali soal itu. Tapi kami memang ingin menghadirkan perangkat yang best of the best. Asus percaya ketika orang sudah mendapatkan pengalaman terbaik, mereka akan kecanduan," kata Shih.

Dia pun menyakini kondisi perekonomian di Indonesia lebih baik ke depannya. Sehingga daya beli masyarakat ke perangkat premium akan meningkat.

"Kami memulai lagi di Indonesia dengan perangkat premium dengan menghadirkan ROG Phone 2 yang merupakan ponsel gaming terbaik saat ini, serta Zenfone 6 yang menghadirkan pengalaman unik kamera flip," pungkas Shih.

Simak Video "Unboxing Asus ROG Phone 2"
[Gambas:Video 20detik]
(afr/fay)