Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Sun Ingin Semua Linux Tertular JDS

Sun Ingin Semua Linux Tertular JDS


- detikInet

Jakarta - Lewat sebuah program untuk rekanan (JDS Partner Programme), Sun Microsystem berniat menulari semua distribusi Linux dengan Java Desktop System (JDS). Jika sukses, JDS bisa menjelma sebagai standar de facto sistemdesktop di Linux.Sebagai informasi, Java Desktop System merupakan koleksi aplikasi baik besutan Sun Microsystem maupun aplikasi Open Source. Ini termasuk web browser, paket Star Office dan Java Virtual Machine.Sebelum program ini, JDS hanya dibundel bersama sistim operasi Suse Desktop Linux. Selain dikemas bersama Solaris 10."Dengan program ini aplikasi itu bisa dipakai berbagai distribusi Linux. Termasuk Red Hat, Red Flag, Gentoo, Yellow Dog dan Linspire," tandas John Loiacono, Vice President Sun untuk piranti lunak, seperti dilansir vnunet yang dikutip detikinet Kamis (27/10/2005).Nantinya, pembuat personal computer (PC) bisa menjual mesin bersistem Linux yang dibundel dengan JDS. Produsen itu juga berhak menambahkan logo Java dan JDS pada PC yang mereka jual.Menurut Loiacono, langkah tersebut dilakukan karena saat ini belum ada standar sistem desktop di Linux. Agaknya, JDS ditargetkan bisa menjadi standar yang dimaksud. Saat ini, ujar Loiacono, banyak negara-negara yang membuat distribusi Linux lokal. Meski banyaknya distribusi memberi kebebasan memilih pada pelanggan, hal itu membuat Sun sulit memilih versi yang akan mereka dukung. Menjelang 2006, Sun berencana memasukkan fitur Looking Glass 3D ke dalam JDS. Aplikasi Java tiga-dimensi itu dikembangkan oleh Sun dan berlisensi open source. (wicak/)




Hide Ads