Senin, 09 Sep 2019 17:49 WIB

Hobi Umbar Ponsel 'Jadul', Ini Alasan Nokia

Fino Yurio Kristo - detikInet
Nokia 2720 reborn. Foto: Pocket Lint Nokia 2720 reborn. Foto: Pocket Lint
Jakarta - Rasanya tidak ada produsen besar saat ini yang hobi memproduksi ponsel feature phone seperti HMD Global, pemegang merek Nokia. Tentu ada alasan tersendiri di balik hal itu.

Dalam perhelatan IFA 2019, HMD menggelontorkan sekaligus tiga feature phone, yakni edisi baru Nokia 110, Nokia 2720 reborn serta ponsel tangguh Nokia 800 Tough.

HMD Global tentu punya hitungan bisnis tersendiri kenapa konsisten mengeluarkan ponsel gaya jadul tersebut. Rupanya, feature phone justru lebih laris dari smartphone Nokia.




"Kami menjual lebih banyak feature phone sekarang ini dibandingkan dengan smartphone. Kami sungguh yakin ada value di feature phone kami," sebut Per Ekman, Chief Commercial Officer HMD Global.

Menariknya, feature phone Nokia menyasar beberapa segmen. Nokia 110 dijual USD 20, Nokia 8 Tough 109 euro dan Nokia 2720 reborn dipasarkan USD 98.

Alasan selain peminatnya masih banyak, feature phone juga biaya produksinya murah. "Jauh lebih murah memproduksi feature phone 2G dibandingkan smartphone berharga paling murah sekalipun. Hal ini juga berlaku untuk versi 3G dan 4G," papar Ekman.

"Fun membuat ponsel semacam itu dan kami ingin melanjutkannya," pungkas Ekman yang berarti masih banyak produk feature phone yang bakal dirilis HMD Global.




Simak Video "Apple Tutup Gate, Ratusan Orang Menginap di Apple Orchard"
[Gambas:Video 20detik]
(fyk/krs)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com