Rabu, 14 Agu 2019 16:55 WIB

Ada di Posisi 1 Laporan Canalys, Ini Rencana Oppo Berikutnya

Adi Fida Rahman - detikInet
RP Manager Oppo Indonesia Aryo Meidianto. (Foto: Adi Fida Rahman/detikINET) RP Manager Oppo Indonesia Aryo Meidianto. (Foto: Adi Fida Rahman/detikINET)
Jakarta - Oppo menempati posisi pertama dalam laporan Canalys terkait pengapalan smartphone pada kuartal kedua 2019 di Indonesia. Lantas apa rencana Oppo di kuartal berikutnya?

Hal itu dibeberkan oleh RP Manager Oppo Indonesia Aryo Meidianto. Tetapi sebelumnya dia mengatakan ada dua hal yang mungkin membuat market share Oppo melonjak sehingga menempatkan mereka di posisi teratas riset Canalys.

Pertama, distribusi. Oppo Indonesia mengaku gencar melakukan distribusi secara offline tak hanya ke daerah tingkat dua bahkan sampai merambah hingga ke pedesaan. Pendekatan Oppo tak hanya sekadar membuka toko karena tim promotornya ikut bergerak.




Tdak jarang pula mereka mengantarkan perangkat ke rumah konsumen padahal lokasi cukup jauh. Tidak sampai di situ, para promotor menerangkan soal perangkat ke konsumen.

"Tim kami ke tempat yang mungkin tidak menemukan smartphone di situ. Tapi kami (coba) masuk daerah situ. Itu yang membuat angka market share Oppo jadi agresif," ujar Aryo saat dijumpai di acara Oppo Renoscape di Plaza Indonesia, Jakarta, Rabu (14/8/2019).

Hal kedua adalah teknologi dan desain. Kata Aryo, pihaknya berupaya membawa teknologi yang ada di perangkat flagship atau premium ke perangkat menengah.




Dicontohkannya VOOC 3.0. Fitur pengisian cepat ini sebelumnya hanya ditemukan di perangkat Oppo di rentang harga Rp 5-6 juta, tapi sekarang bisa dicicipi di ponsel Rp 3 jutaan. Dari sisi desain, ponsel Oppo kerap menawarkan tampilan berbeda. Demikian pula warna yang diusung, mengikuti selera anak muda yang menjadi target market mereka.

"Oppo berani mengambil langkah berbeda dengan menghadirkan desain dan warna yang cenderung baru. Sehingga ponsel kami tidak sama dengan desain perangkat lain, dan akhirnya membuat konsumen menjatuhkan pilihannya ke Oppo," kata Aryo.




Pria berkacamata itu lanjut mengatakan penjualan Oppo seri A dan F memberi kontribusi besar pada peningkatan market share mereka di Indonesia di kuartal kedua 2019. Di priode tersebut pihaknya menjual Oppo A1k, A5, F11, F11 Online Edition, dan F11 Pro.

Lantas setelah berada di posisi pertama, apa yang akan Oppo Indonesia lakukan di kuartal ketiga tahun ini? Aryo mengatakan, pihaknya ingin menerapkan sistem purnajual yang lebih baik lagi. Dengan layanan purnajual yang oke, sebuah brand diyakini akan sukses bersemayam di benak pengguna sehingga pengakuan terhadap brand itu pun meningkat dan turut berimbas ke market share.

"Pada dasarnya kami tidak berpikiran untuk terus-terusan ada di posisi satu. Tapi bagaimana kami bisa melayani konsumen untuk mendapati hak purnajual terbaik, secara otomatis angka-angka market share itu akan terbentuk sendiri," pungkas Aryo.


(afr/krs)