Rabu, 17 Jul 2019 18:00 WIB

Ketahanan Kamera Bolak-balik Galaxy A80 Tak Pakai Hitungan

Adi Fida Rahman - detikInet
Foto: Adi Fida Rahman/detikINET Foto: Adi Fida Rahman/detikINET
Jakarta - Ketika melihat sistem kamera Samsung Galaxy A80, konsumen mungkin ada yang menghawatirkan daya tahannya. Tapi Samsung tegas mengklaim kamera di Galaxy A80 punya ketahanan yang baik.

Irfan Rinaldi, Product Marketing Manager Samsung Electronics Indonesia, mengutarakan alasannya. Dikatakannya, tiap kali Samsung memproduksi massal produknya, sudah pasti didahului dengan serangkaian pengujian panjang.




Demikian pula dengan Samsung Galaxy A80. Pengujiannya dilakukan secara menyeluruh, dari layar, kamera hingga baterai. Untuk kamera sendiri, pihaknya tidak sekadar menguji sensor yang digunakan, tapi juga sistem rotasi yang dibawanya.

"Jika semua prosedur quality control dilalui, kami baru melakukan produksi massal, sehingga bisa memastikan konsumen mendapatkan pengalaman nyaman dalam menggunakan smartphone, termasuk Galaxy A80," ujar Irfan saat ditemui usai acara peluncuran Galaxy A80 di Jakarta, Rabu (18/7/2019).

Ketahanan Kamera Bolak-balik Galaxy A80 Tak Pakai HitunganFoto: Adi Fida Rahman/detikINET

Tak seperti kompetitor yang membawa sistem pop-up, Samsung enggan memberi jaminan kualitas kamera Galaxy A80 berdasarkan hitungan seberapa banyak dinaikturunkan dan dibolak-balik. Vendor asal Korea Selatan ini merasa sudah punya asam garam dalam quality control.

"Saat ini memang tidak ada hitungan. Tapi kami memastikan akan kualitasnya," kata Irfan.




Ada Kunci di Modul Kamera

Dalam mengusung sistem pop-up bolak-balik, Samsung menyematkan gear, hock, dan lock di dalam modul kamera Galaxy A80. Gear akan mengangkat modul kamera ke atas. Ketika di titik maksimal, akan terkunci. Baru kemudian kamera berputar, lalu mengunci kembali.

"Jadi nggak ada accidental kamera berputar sebelum mencapai posisi atas," ungkap Irfan.

Ketahanan Kamera Bolak-balik Galaxy A80 Tak Pakai HitunganFoto: Adi Fida Rahman/detikINET

Samsung turut pula membekali sensor Gyro yang membuat kamera tertutup ketika ponsel terdeteksi jatuh. Selain itu ketika kamera terhalang akan muncul notifikasi untuk menginformasikan ke pengguna.

"Jadi ketika jatuh akan ada mekanisme menutup. Ketika tertahan, akan muncul notifikasi," pungkas Irfan.


(afr/krs)