Jumat, 07 Jun 2019 15:10 WIB

Aksi Google Membela Huawei

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Foto: Reuters Foto: Reuters
Jakarta - Google disebut tengah membela Huawei terkait pemblokiran perusahaan asal China itu oleh Pemerintah Amerika Serikat. Begini argumentasi Google.

Dilansir Financial Times, Jumat (7/6/2019), menurut Google seharusnya pemerintah AS bisa memberikan teknologi kepada Huawei untuk menjaga keamanan nasional AS. Inti dari argumen Google adalah Huawei akan lebih berbahaya jika mereka terpaksa menggunakan Android versi modifikasi atau hibrid.

Menurut Google, Android versi modifikasi itu malah lebih rentan diretas, bahkan tak cuma oleh China. Jadi, menurut Google, lebih baik Huawei tetap diperbolehkan menggunakan OS Android seperti biasa karena keamanannya lebih terjamin.

Google saat ini, seperti perusahaan asal AS lainnya, dilarang berbisnis dengan Huawei karena perusahaan yang didirikan oleh Ren Zhengfei itu dimasukkan ke dalam daftar hitam oleh pemerintah AS. Ini artinya Google tak bisa menyediakan berbagai layanannya, termasuk Android dan dukungan terhadap sistem operasi tersebut.




Argumen Google yang lengkap tak diungkap oleh sumber yang dikutip Financial Times. Namun rasanya pembelaan Google itu bisa dengan mudah diasumsikan.

Karena tak bisa menggunakan Android, Huawei dipaksa untuk menggarap OS-nya sendiri, yang bisa saja merupakan Android versi modifikasi, yaitu tanpa menyertakan Google Play Services.

Salah satu komponen di Services itu adalah Play Protect, semacam antivirus untuk menandai malware, virus, dan ancaman keamanan lain. Jadi ponsel tanpa komponen itu akan lebih gampang dijebol.


(asj/krs)