Kamis, 02 Mei 2019 18:38 WIB

Ambisi Infinix Ingin Ganggu Samsung Cs di Indonesia

Agus Tri Haryanto - detikInet
Ponsel Infinix. Foto: Agus Tri Haryanto/detikINET Ponsel Infinix. Foto: Agus Tri Haryanto/detikINET
Jakarta - Infinix mematok target besar pada tahun ini, di mana produsen smartphone tersebut ingin masuk ke jajaran lima besar penguasa pangsa pasar ponsel di Indonesia.

"Target Infinix untuk pasar Indonesia, berharap tahun ini kita masuk lima besar," ungkap Vice President Infinix Indonesia Christian Sudibyo di Jakarta, Kamis (2/5/2019).



Berdasarkan data dari lembaga riset IDC untuk pasar Indonesia pada Q3 2018, lima vendor penguasanya secara berurutan Samsung, Xiaomi, Oppo, Vivo, dan Advan. Sedangkan data Canalys per Q4 2018 menyebutkan bahwa kelima vendor tersebut masih menempati posisinya masing-masing.

Untuk mencapai ambisi tersebut, Sudibyo tidak mengungkapkan secara jelas akan strateginya. Ia hanya mengatakan kalau mereka membuat benchmark pada semester pertama ini.

"Dari segi produk, kompetitor akan luncurkan apa, kita akan luncurkan apa. Roadmap ini bisa kita saling baca, mau luncurkan apa, di harga berapa, kita sudah bisa kira-kira, sehingga kita bisa proyeksikan segmen, target market terhadap model-model yang akan kita luncurkan," tutur dia.

"Jadi, sekali lagi lima besar di pasar Indonesia tahun 2019," tegas Sudibyo.

Video: Infinix Luncurkan Smartphone Murah dengan 3 Kamera Belakang

[Gambas:Video 20detik]



Infinix memiliki beragam model, mulai dari seri Zero, Note, Hot S, Hot, dan Smart dengan keunggulan masing-masing.

Terbaru, Infinix baru saja merilis dua model smartphone anyar untuk pasar Indonesia, yaitu Smart 3 Plus dan Hot 7 Pro. Keduanya untuk menyasar kalangan anak muda.

Dijual perdana secara flashsale di Lazada Indonesia pada 7 Mei nanti. Infinix mematok target penjualan online tersebut dapat mencapai 10.000 unit.



"Kita targetkan dapat terjual 10.000 unit. Kita juga yakin sebelum berakhirnya flashsale sudah ludes (terjual)," ungkap Sudibyo (rns/rns)