Sabtu, 30 Mar 2019 12:25 WIB

Tak Sempat Dijual, Apple AirPower Sudah Batal

Fino Yurio Kristo - detikInet
Foto: CNET Foto: CNET
Jakarta - Tidak biasanya Apple membatalkan penjualan produk mereka. Perusahaan yang didirikan Steve Jobs itu baru saja mengumumkan jika proyek charger nirkabel AirPower dihentikan.

"Setelah banyak upaya, kami menyimpulkan bahwa AirPower tidak akan mencapai standar tinggi kami dan kami membatalkan proyek itu," sebut Senior Vice President Apple Dan Riccio yang dikutip detikINET dari CNBC.

"Kami minta maaf pada konsumen yang menantikan peluncurannya. Kami terus meyakini bahwa masa depan adalah nirkabel dan kami berkomitmen untuk mendorong pengalaman nirkabel," tambah dia.

AirPower diumumkan langsung oleh CEO Apple Tim Cook pada tahun 2017, bersamaan dengan rilis iPhone X dan iPhone 8 -- ponsel pertama Apple yang mendukung isi ulang nirkabel. Kala itu, Apple berencana menjualnya pada 2018 tapi ini tak pernah terwujud.




"Ini adalah pukulan besar buat Apple. Sebuah produk yang digembar gemborkan oleh Tim Cook sendiri tidak pernah mencapai rak penjualan, sebuah shock. Tak pengaruh secara finansial tapi pukulan bagi merek Apple," kata Dan Ives, pengamat dari Wedbush Securities.

Rencananya dengan AirPower, user akan dimudahkan dalam mengisi ulang baterai, cukup dengan meletakkan gadget di atasnya. Namun entah kenapa AirPower gagal pengembangannya.

Namun demikian, pengguna Apple masih bisa mengisi ulang ponselnya secara nirkabel dengan produk buatan perusahaan lain yang menggunakan standar charging nirkabel Qi.




(fyk/krs)