Jumat, 18 Jan 2019 15:39 WIB

Facebook Dituding Berbuat Culas agar Layar Pintarnya Laku

Muhamad Imron Rosyadi - detikInet
Foto: Reuters Foto: Reuters
Jakarta - Belum lama ini, Facebook meluncurkan dua varian layar pintar yang diberi nama Portal dan Portal Plus. Nah, muncul tudingan raksasa jejaring sosial itu sampai berbuat culas agar produknya itu dilirik banyak orang, mengingat ketatnya persaingan di sektor itu dengan adanya Google dan Amazon.

Tudingan tersebut pada awalnya lahir dari adanya terindikasi kekompakan beberapa karyawan Facebook, yang ternyata memberikan penilaian bintang lima untuk Portal dalam laman belanja Amazon. Hal itu terendus Kevin Roose, kolumnis New York Times.

"Berbicara soal perilaku palsu yang terkoordinasi, seberapa besar kemungkinan seluruh pengulas Facebook Portal yang memberikan penilaian lima bintang ini memiliki nama yang sama dengan karyawan Facebook?" cuit Roose melalui akun Twitter pribadinya.




Dalam kicauannya tersebut, ia membagikan screenshot yang memperlihatkan tiga nama pengulas Facebook Portal yang merupakan pegawai dari perusahaan itu sendiri. Ketiganya adalah Javier Cubria (Event Marketer), Tim Chappell (Head of Supply-Chain & Strategic Sourcing AR/VR Products), dan Oren Hafif (Security Engineering Manager).

Lebih lanjut, Roose juga menulis bahwa perbuatan tiga pegawai Facebook itu menyalahi aturan. Regulasi yang dimaksudnya adalah aturan dari Amazon terkait dengan memberikan review terhadap barang milik perusahaan yang mempekerjakan pengulas bersangkutan.


"Memberikan ulasan terhadap produk milik perusahaan yang mempekerjakan dirimu tidak sesuai dengan aturan Amazon. Ini juga sudah pasti tidak menjadi indikator dalam melihat seberapa baik mereka menjualnya secara organik," tulis Roose.

Kicauan tersebut pun langsung ditanggapi oleh pihak Facebook. Adalah Andrew Bosworth, VP AR/VR Facebook yang memberikan tanggapan.

"(Penilaian yang diberikan tiga orang itu) tidak dikoordinir maupun diarahkan oleh perusahaan (Facebook)," cuit Bosworth.



Masih dalam kicauan yang sama, ia juga membagikan memo internal saat peluncuran Portal terkait dengan hal tersebut. Begini bunyinya. "Kami, dengan tegas, tidak ingin pegawai Facebook untuk melakukan penilaian terhadap produk yang kita jual di Amazon."

Menutup tweet tersebut, Bosworth mengatakan pihaknya akan memberi arahan ke tiga sosok tersebut untuk menarik ulasannya. Tapi yang masih tak yakin ketiga karyawan Facebook itu bertindak dengan inisiatif sendiri mungkin bakal bergumam sinis, "Dagangan memang harus laku sih, tapi enggak begitu juga cara mainnya."




Simak juga video '6 Program Facebook untuk Tangkal Hoax di Pemilu 2019':

[Gambas:Video 20detik]

(mon/krs)