Kamis, 20 Des 2018 21:03 WIB

Google Dituding Usili Microsoft Edge

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Foto: Sean Gallup/Getty Images Foto: Sean Gallup/Getty Images
Jakarta - Microsoft baru-baru ini mengungkap rencananya mengubah mesin rendering Chromium untuk browser Edge dan meninggalkan EdgeHTML. Namun kabarnya ada campur tangan Google di balik rencana Microsoft itu.

Dilansir The Register, ada sejumlah laporan yang menyebut Google sengaja mengusili browser Apple dan Microsoft, yang membuat kedua perusahaan itu terpaksa menggunakan mesin rendering Chromium.

Sementara sebuah postingan di Hacker News juga mendukung pernyataan tersebut. Yang mem-posting adalah Joshua Bakita, mantan karyawan magang Microsoft di bagian software engineering.

"Saya baru-baru ini bekerja di tim Edge, dan salah satu alasan kami memutuskan untuk meninggalkan EdgeHTML adalah Google terus membuat perubahan pada situsnya yang merusak browser lain karena kami tak bisa mengikuti (perubahan itu)," ujarnya.




Salah satu contoh perubahan itu, menurut postingan tersebut, dilakukan pada YouTube. Perubahan yang dilakukan oleh Google itu disebutnya sistem hardware acceleration gagal berfungsi.

Masalah hardware acceleration ini juga membuat konsumsi baterai baterai ketika menggunakan Edge menjadi boros jika dibandingkan dengan Chrome. Anehnya, tak lama setelah perubahan itu terjadi pada YouTube, Google langsung mengiklankan dominasi Chrome dibanding Edge soal konsumsi baterai ketika memutar video.

Google tentu menepis tudingan itu. Menurut mereka masalah di YouTube itu hanyalah sebuah bug, yang langsung diperbaiki setelah ada laporan, demikian dikutip detikINET dari Ubergizmo, Kamis (20/12/2018).

"YouTube tidak menambah kode yang didesain untuk mematikan optimasi di browser lain, dan langsung bekerja cepat untuk memperbaiki bug saat sudah ditemukan," ujar juru bicara YouTube.


(asj/krs)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed