Minggu, 11 Nov 2018 17:58 WIB

Acer Predator Helios 500, Sangar Berkat AMD Ryzen 7

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Foto: Istimewa Foto: Istimewa
Jakarta - Segmen laptop gaming dipastikan makin bergairah. Pasalnya Acer belum lama ini mengumumkan perangkat terbarunya yang bernama Helios 500. Yang membuatnya menarik adalah, laptop gaming ini hadir dengan bermodalkan prosesor AMD Ryzen 7 yang menjanjikan performa mumpuni.

Tapi tak cuma itu, sebab Acer juga menyempurnakannya dengan penggunaan chip grafis yang tak main-main. Produsen asal Taiwan ini membenamkan Radeon RX Vega 56 yang siap melibas semua game yang ada saat ini.

Ditambah lagi, Helios 500 turut menawarkan desain yang menonjolkan kesan gahar. Siapa pun gamer yang pertama kali melihat laptop ini akan dibuat terkagum-kagum dengan desain yang diusungnya. Benar-benar kental nuansa gaming!

detikINET sendiri berkesempatan mengulas sedikit lebih dalam laptop gaming seharga Rp39 juta ini. Dengan banderol setinggi itu, Helios 500 pastinya menjanjikan performa yang yang tak main-main.

Desain gahar khas Predator

Di sektor desain, Helios 500 benar-benar menunjukkan kelasnya. Tampil dengan desain berotot, laptop gaming ini seakan berusaha menggambarkan performa yang dimilikinya. Sebagai laptop gaming, Helios 500 punya dimensi yang cukup tebal. Ditambah lagi ukuran layarnya mencapai 17,3 inci.

Acer Predator Helios 500, Sangar Berkat AMD Ryzen 7Foto: Istimewa

Dengan ukuran tersebut, Helios 500 memang bukan laptop gaming yang bisa gampang dibawa-bawa. Meski begitu hal tersebut memberi keuntungan pada tampilan layar yang lebih luas dan penggunaaan keyboard full size.

Apalagi Acer juga mendesain keyboardnya makin enak dilihat berkat backlit biru yang berpendar di balik tombol-tombol. Sementara untuk tombol WASD, Acer sengaja melingkarinya dengan bingkai biru sebagai tombol wajib gamer. Bingkai yang sama juga hadir di bagian trackpad sebagai pemanis.

Acer Predator Helios 500, Sangar Berkat AMD Ryzen 7Foto: Istimewa

Sayangnya penempatan trackpad yang terlalu ke kiri membuat palm rest untuk tangan kiri jadi agak terbatas sehingga kurang nyaman. Tapi mengingat penggunaan laptop gaming kerap disandingkan dengan mouse gaming, masalah ini jadi tak terlalu mengganggu.

Bagian menarik lainnya ada di bagian belakang. Desain bak grill di mobil-mobil sport menambah kesan gahar pada Helios 500. Menariknya lagi, tampilan tersebut bukannya tanpa fungsi karena merupakan lubang pembuangan panas dari dalam laptop.

Acer Predator Helios 500, Sangar Berkat AMD Ryzen 7Foto: Istimewa

Sementara untuk speaker diposisikan di sisi depan namun agak menjorok ke dalam. Selain itu, Acer juga menyematkan subwoofer di bagian bawahnya. Jadi, disarankan menempatkan Helios 500 di permukaan yang rata sehingga memberikan rongga untuk subwoofer agar dapat bekerja optimal menghasilkan efek suara yang ciamik.

Acer Predator Helios 500, Sangar Berkat AMD Ryzen 7Foto: Istimewa

Untuk konektivitas, Helios 500 menyediakan tiga port USB 3.0, dua port USB Type-C, HDMI, jack audio 3,5 mm dan mic, serta port LAN.

Spesifikasi dewa

Dengan banderol yang mencapai Rp39juta, tak mengejutkan kalau Helios 500 dibekali spesifikasi yang tak main-main. Sebagai pusat komputasinya, Acer memilih prosesor AMD Ryzen 7 2700 yang berteknologi 8 core (16 thread) dan telah mengusung pabrikasi 12 nm.

Makin ciamik kala Helios 500 turut dipadukan dengan penggunaan chip grafis Radeon RX Vega 56 dengan VRAM yang mencapai 8 GB. Sementara untuk besaran RAM, Acer membekalinya dengan ukuran 16 GB pada konfigurasi kanal ganda. Gamer juga masih bisa meningkatkannya sampai 64 GB jika dibutuhkan.

Sedangkan sebagai media penyimpanan, Helios 500 dipercayakan pada SSD jenis NVMe berkapasitas 256 GB, yang masih bisa didongkrak sampai 512 GB x2. Tak hanya itu, Acer juga masih menyematkan HDD berukuran 1 TB untuk menyimpan data lain-lain.

Beralih ke layar, laptop gaming umumnya identik dengan tampilan yang luas. Begitu pun Helios 500 yang dibekali bentang layar seluas 17,3 inci. Namun yang membuatnya makin menarik adalah dukungan terhadap refresh rate 144 Hz.

Alhasil, tampilan grafis dalam game pun dijanjikan makin terasa realistis ketika dimainkan di Helios 500. Apalagi layar ini juga telah mendukung fitur Radeon FreeSync.

Benchmark

Berbekal spesifikasi 'dewa', pastinya bikin penasaran seperti apa performa yang mampu ditawarkan oleh Helios 500. Untuk membuktikannya, pengujian pun dilakukan menggunakan aplikasi benchmark 3DMark, tepatnya adalah Fire Strike.

Bagaimana hasilnya? Memuaskan! Mudah saja bagi Helios 500 mencatatkan skor di kisaran 14.200-an. Lebih spesifiknya, laptop gaming ini mampu mencatatkan 88 fps untuk pengujian grafis 1 dan 71 fps untuk pengujian grafis 2.

Acer Predator Helios 500, Sangar Berkat AMD Ryzen 7Foto: Istimewa

Tapi 3DMark bukan satu-satunya pengujian dilakukan. Khusus untuk membuktikan kemampuan prosesornya, aplikasi benchmark yang dipilih selanjutnya adalah Cinebench R15. Dalam pengujian ini prosesor benar-benar sepenuhnya dimanfaatkan untuk melakukan render, tanpa bantuan chip grafis.

Dan hasilnya lagi-lagi memuaskan! Prosesor AMD Ryzen 7 2700 sukses mencatatkan skor yang lumayan tinggi, yakni 1.440. Raihan ini bahkan mampu mengimbangi skor yang dicatatkan oleh Intel Core i7 8700K yang berjalan pada kecepatan 4.65 GHz bila melihat pada ranking hwbot. Padahal kecepatan Ryzen 7 2700 hanya berada di angka 3,2 GHz.

Acer Predator Helios 500, Sangar Berkat AMD Ryzen 7Foto: Istimewa

Melihat hasil kedua pengujian di atas, rasanya pembuktian menggunakan game tak harus dilakukan. Kedua raihan sudah cukup membuktikan performa Helios 500. Apapunn game-nya, rasanya cukup mudah dilibas oleh laptop gaming ini.

Tapi dengan catatan, resolusi maksimal yang direkomendasikan adalah full HD (1.920 x 1.080 pixel). Resolusi di atas itu juga dimungkinkan, seperti 2K atau bahkan 4K, namun gamer harus sedikit melakukan penyesuaian dari dalam game demi mengantisipasi penurunan fps.

Opini: Tanpa cela, tapi..

Melihat berbagai fitur yang ditawarkan, Helios 500 dipastikan adalah idaman semua gamer. Mulai dari tampilannya yang gahar, spesifikasi dewa yang diusungnya, sampai performanya berhasil membuktikan kalau laptop gaming ini seakan tanpa cela.

Jadi bagi gamer yang tak mau repot-repot memilih laptop gaming terbaik, Helios 500 adalah jawabannya. Tapi bukannya tanpa kekurangan, sebab sebagai laptop gaming, perangkat ini benar-benar punya dimensi dan bobot yang lumayan. Bahkan cenderung berat.

Hal ini menjadikan Helios 500 bukan tipe laptop gaming yang bisa dibawa-bawa alias dedicated hanya untuk di rumah. Kalau pun terpaksa ingin membawanya, berarti harus siap memboyong bobot yang lumayan. Apalagi ditambah charger-nya yang tak kalah berat.

Selain itu banderol laptop ini juga terbilang cukup tinggi. Dengan banderol mencapai Rp39 juta, pastinya target konsumennya cukup terbatas. Tapi di sisi lain, memiliki Helios 500 akan menjadi kebangaan tersendiri.

Apalagi laptop gaming ini hadir dengan berbagai fitur dan performa terbaik. Sehingga gamer tak perlu berpikir panjang untuk menjalankan game apapun. Tinggal instal saja! (asj/asj)