Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
ASEAN Sepakat Adopsi Open Source

ASEAN Sepakat Adopsi Open Source


- detikInet

Jakarta - Gerakan ASEAN Goes Open Source (AGOS) makin mendekati kenyataan. Meski belum resmi jadi gerakan regional, para Menteri ASEAN sudah menyepakati adopsi Open Source di negara masing-masing. Dimulai dari Sekretariat ASEAN di Jakarta. Hal itu dikemukakan Menteri Riset dan Teknologi, Kusmayanto Kadiman, seusai pertemuan Menteri Teknologi Se-ASEAN di kantor Kementerian Ristek, Jumat (12/8/2005). Ia mengatakan, program Indonesia Goes Open Source (IGOS) sudah disepakati oleh segenap Menteri ASEAN untuk diadopsi di negara masing-masing. Namun, ia tidak dengan tegas mengatakan program ASEAN Goes Open Source (AGOS) akan segera berjalan. "Terlalu cepat kalau kita bilang ASEAN langsung Go Open Source," ujar mantan Rektor ITB itu. Awal dari adopsi Open Source akan dimulai dengan menerapkan Open Source di sekretariat ASEAN, Jl Hasanudin, Jakarta. Kusmayanto memperkirakan adopsi di kantor itu mulai dilakukan satu pekan setelah pertemuan tersebut. Masih dalam rangka adopsi Open Source oleh negara-negara ASEAN, Kusmayanto mengatakan Indonesia akan mendukung dengan memfasilitasi pelatihan Open Source. "Kita juga akan bikin pelatihan selama dua minggu tentang Open Source untuk negara-negara ASEAN. Untuk pelatihan kita yang provide biaya dan fasilitasnya, mereka cuma perlu bayar tiket pulang pergi saja," ia menegaskan. Pertemuan antar menteri di bidang teknologi se-ASEAN itu selesai digelar Jumat (12/8/2005). Kusmayanto mengatakan Ristek sudah menyiapkan oleh-oleh berupa sistim Desktop IGOS berbahasa sesuai masing-masing negara. "Kecuali Thailand, karena susah (hurufnya berbeda-red)," ia menambahkan. (wicak/)





Hide Ads
LIVE