Ponsel Huawei Akali Tes Benchmark?

Ponsel Huawei Akali Tes Benchmark?

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Jumat, 07 Sep 2018 09:35 WIB
Foto: Amanda Rachmadita
Jakarta - Huawei disebut berbuat kurang fair dengan mengoptimasi sejumlah ponsel jagoannya agar mendapat skor tinggi ketika di-benchmark menggunakan 3DMark.

Hal ini pertama ditemukan oleh AnandTech, yang menyebut P20 sengaja diprogram untuk memaksimalkan performanya ketika menjalankan aplikasi benchmark tersebut. Temuan AnandTech tersebut kemudian dikonfirmasi oleh perusahaan pembuat 3DMark, yaitu UL Benchmarks, yang langsung menyentil Huawei.

Hukuman yang dijatuhkan itu berupa menghapus P20, dan tiga ponsel Huawei lain, dari daftar papan skor 3DMark. Ketiga ponsel lain itu adalah P20 Pro, Nova 3 dan Honor Play, yang juga melakukan hal sama, yaitu menggenjot performanya ketika menjalankan 3DMark.

Ketika dikonfirmasi, Huawei tak menepis tudingan ini, mereka menyebut ponsel-ponselnya itu memang didesain untuk mengatur performanya sejalan dengan aplikasi yang tengah berjalan. Namun implementasi fitur tersebut tetap dianggap melanggar aturan yang dibuat oleh UL Benchmarks.


Pembuat ponsel memang bisa mengatur ponselnya untuk menyesuaikan performanya sesuai dengan beratnya aplikasi yang sedang dijalankan, namun mereka tak boleh memaksimalkan performanya hanya karena sedang menjalankan aplikasi benchmark, dan menurut UL Benchmarks hal itulah yang dilakukan oleh Huawei.

Hal ini diketahui ketika mereka menjalankan versi internal dari 3DMark, yang namanya tak dikenali oleh ponsel Huawei. Ketika benchmark itu dilakukan, ponsel Huawei tersebut performanya jauh lebih buruk ketika menjalankan 3DMark versi biasa.

Temuan ini mengindikasikan kalau ponsel tersebut tak cukup pintar untuk mengidentifikasi kebutuhkan performa tinggi oleh aplikasi. Jadi skor benchmark yang didapat pun tak bisa merefleksikan performa asli ponsel, demikian dikutip detikINET dari The Verge, Jumat (7/9/2018).

Huawei memang bukan satu-satunya perusahaan yang pernah mengakali uji benchmark semacam ini. Samsung pernah kepergok melakukan hal serupa pada 2013, dan 2017 lalu OnePlus pun melakukan hal serupa.

Padahal, tes benchmark semacam 3DMark pun sebenarnya tak merefleksikan pengalaman menggunakan ponsel yang sebenarnya. Huawei pun mengakui hal ini, dan mengaku "selalu memprioritaskan pengalaman pengguna ketimbang mengejar skor benchmark yang tinggi". Namun mereka tetap saja mengakali ponselnya agar mendapat skor tinggi di 3DMark.



Simak video Huawei Nova 2 Lite, Ponsel Kekinian yang Menarik Perhatian (asj/asj)