Selasa, 10 Jul 2018 08:55 WIB

Kristal Jadi Solusi Dinginkan Gadget di Masa Depan

Virgina Maulita Putri - detikInet
Foto: GettyImages Foto: GettyImages
Jakarta - Suatu hari nanti, penggunaan kipas dan pendingin cair untuk mendinginkan gadget bisa digantikan oleh kristal. Peneliti di University of Chicago dan University of Texas baru saja menciptakan kristal yang dapat mengurangi panas yang dikeluarkan oleh gadget.

Saat ini sistem pendingin yang umum digunakan di gadget dan alat elektronik adalah kipas dan cairan pendingin. Sedangkan untuk perangkat berskala besar seperti data center biasanya digunakan ruangan yang suhunya diatur dan sistem cairan pendingin.



Sistem yang ada saat ini sudah cukup efektif, tetapi kipas dapat dipenuhi debu, dan sistem yang dipaksa bekerja keras dapat menghasilkan panas yang cukup signifikan.

Kristal yang diciptakan dalam penelitian ini akan berbentuk kristal boron arsenide sintetis yang memiliki sifat manajemen panas yang sangat baik. Kristal ini tidak tersedia di alam, sehingga harus diciptakan menggunakan metode yang disebut 'chemical vapor transport'.

Kristal Jadi Solusi Dinginkan GadgetTim di University of Texas di Dallas telah mengembangkan bentuk baru kristal pemecah panas yang terbuat dari racun arsen. Foto: University of Texas.


"Unsur boron dan arsenik dikombinasikan saat berada di fase uap dan kemudian didinginkan dan mengembun menjadi kristal kecil," kata peneliti Qiye Zheng dalam pernyataan resminya, seperti dikutip detikINET dari Engadget, Selasa (10/7/2018).

"Kita mengkombinasikan berbagai karakter material dan sintetis trial-and-error untuk mendapatkan kondisi yang menghasilkan kristal dengan kualitas yang cukup tinggi," lanjutnya.



Hasil dari penelitian ini membuktikan bahwa kristal boron arsenide dapat mendinginkan gadget tiga kali lebih baik dibandingkan pendingin yang ada di pasar.

Penelitian ini tidak berhenti sampai disini saja. Selanjutnya tim peneliti ini akan mencari tahu jika kristal boron arsenide memungkinkan untuk diproduksi dalam skala besar. (afr/afr)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed