Banyak Pemakai Nama Vista
Microsoft Terancam Dituntut
- detikInet
Jakarta -
Baru dua hari Microsoft resmi memilih nama Vista untuk sistim operasi terbarunya sudah muncul kabar miring. Nama itu ternyata sudah ada yang memiliki dan kemungkinan Microsoft akan dituntut jika tetap menggunakan nama ini. Dengan menamai versi terbaru dari Windows dengan nama Windows Vista, Microsoft mungkin akan dituntut oleh perusahaan software lain. Nama perusahaan ini adalah Vista, penyedia software bisnis dan perusahaan pelayanan yang dibuat pada tahun 1999 oleh John Wall. John mengaku tidak senang ketika Microsoft mengumumkan nama tersebut pada hari Sabtu (23/7/2005). Sistim operasi yang sebelumnya disebut dengan kode Longhorn ini baru akan luncur tahun 2006. Demikian diberitakan Seattle Times yang dikutip detikinet, Senin (25/7/2005).Wall, eksekutif pendiri perusahaan bernama Wall Data, menyelidiki kemungkinan terjadinya pelanggaran nama merek dagang. Wall mungkin akan membawa masalah ini ke pengadilan. "Kami akan mempertimbangkan pilihan yang ada dan berbicara dengan mereka," katanya secara tegas.Tetapi beberapa ahli tentang penamaan menyambut baik keputusan Microsoft. Mereka mengatakan ini merupakan langkah yang bijak mengganti kombinasi huruf yang janggal (XP) menjadi kata yang mudah dimengerti dengan konotasi positif. Meski begitu, kemungkinan besar nama tidak akan berpengaruh besar pada Microsoft. "Jika mereka menamainya dengan Windows Garbage (sampah-red), apakah masyarakat tetap akan membelinya? Tentu saja. Microsoft menguasai sekitar 90 persen sistim operasi di dunia," David Burd, pemilik konsultan merek The Naming Co, mengatakan. Asal-UsulJuru bicara Microsoft, Stacy Drake, mengatakan belum ada yang mengajukan keberatan pada pengacara Microsoft mengenai nama Vista. Menurut Drake perusahaan berhak untuk mengamankan penggunaan kata Windows dan Vista secara bersamaan."Nama Vista digunakan untuk banyak perusahaan pada banyak industri," ujarnya. "Kami hanya menggunakan nama Vista bersamaan dengan merek Windows sehingga menjadi Windows Vista untuk nama sistem operasi kami selanjutnya," ia menambahkan. Juru bicara Microsoft mengatakan perusahaan memilih Vista dari daftar yang dibuat oleh tim Windows, berdasarkan kemampuan software terbaru itu. Kemampuan itu termasuk mencari dan melihat konten komputer, fitur komunikasi, dan tampilan desktop yang lebih terang dengan objek yang transparan."Ini benar-benar tentang pandangan anda melihat dunia," ujar direktur Windows Neil Charney. "Fokusnya adalah menempatkan anda pada pusat dan membiarkan anda fokus dengan apa yang menjadi kepentingan anda," ia menambahkan. Nama tersebut juga akan menjadi dasar dari pemasaran tahun depan untuk membujuk konsumen agar meng-upgrade komputer mereka. "Kami berpikir bahwa versi baru pada Windows ini benar-benar berhak mendapatkan nama yang merepresentasikan apa yang akan didapatkan oleh konsumen," lanjut Charney. Naseem Javed, penemu ABC Namebank di New York mengatakan, Microsoft gagal menciptakan nama yang unik. "Dari pandangan pengguna, Vista digunakan di setiap tempat. Anda hanya perlu mencari di Google dan menemukan banyak nama ini di sana," ujar Javed.Microsoft membocorkan pertama kali nama Vista pada hari Jumat (22/7/2005) kepada 11.000 peserta konferensi penjualan di Atlanta dan mempublikasikan kepada masyarakat hari Sabtu (23/7/2005).Setelah beberapa tahun mengulur-ulur peluncuran sistim operasi tersebut, Microsoft mengatakan versi uji coba Windows Vista akan diluncurkan pada tanggal 3 Agustus 2005. Versi beta itu akan didistribusikan kepada sekitar 100.000 pengguna. Keterangan Foto:Beberapa penggunaan nama Vista oleh perusahaan software. Dari atas ke bawah, Windows Vista (Microsoft.com), Vista Sotware (vistasoftware.com), Vista Software (vista.ru) dan Vista Software (vista-software.com).
(wicak/)