Senin, 21 Mei 2018 10:20 WIB

Xiaomi Redmi S2 Jadi Ponsel Gaib?

Muhamad Imron Rosyadi - detikInet
Deretan ponsel di toko Xiaomi. Foto: detikINET/Adi Fida Rahman
Jakarta - Di tengah-tengah persiapannya untuk meluncurkan varian smartphone terbarunya, Xiaomi diserang komentar miring netizen yang mengatakan produk tersebut akan jadi ponsel gaib selanjutnya.

Tak lama lagi, Xiaomi akan meluncurkan lini produk smartphone terbaru yang bernama Redmi S2. Rencananya, pabrikan asal China tersebut akan meluncurkan ponsel terbarunya itu pada esok hari, Selasa (22/5), sebagaimana tampak dari beberapa gambar yang diunggah Xiaomi Indonesia melalui akun Instagram.

Jika seyogianya para penggemar Xiaomi, yang kerap disebut Mi Fans, menunggu kehadiran dari Redmi S2, sebagian justru mengumbar sentimen negatif terhadap kedatangan ponsel baru tersebut. Banyak yang menyebut varian tersebut hanya akan menjadi ponsel gaib yang selanjutnya.

Hal ini dikarenakan julukan tersebut yang sudah lebih dulu melekat pada ponsel Xiaomi sebelumnya, yaitu Redmi Note 5. Banyak yang menyebut ponsel ini gaib karena hanya dalam hitungan detik, smartphone tersebut sudah laku terjual dalam promo flash sale di dalam platform toko online atau e-commerce.



Alhasil, banyak konsumen mengeluh kesulitan mendapatkannya, yang disusul munculnya tudingan ponsel itu tak benar-benar dijual. Fenomena yang masih menjadi perbincangan hangat ini pun menjadi 'senjata' netizen untuk menyerang Xiaomi yang hendak meluncurkan ponsel terbarunya.

Pada kolom komentar dalam berbagai unggahannya di Instagram, sejumlah warganet mengatakan bahwa ini akan menjadi barang gaib yang baru. Bahkan, ada yang menyebut jika tagline Xiaomi saat ini adalah "Ghoib Phone for Mi Fans". Tak hanya itu, sejumlah netizen yang mengaku Mi Fans mengatakan bahwa mereka sudah beralih ke vendor lain karena hal itu.

Terkait dengan fenomena ini, seorang pengguna Instagram menyarankan Xiaomi untuk memperbanyak stok ponselnya di toko-toko fisik agar selalu tersedia, bukannya malah mempraktikkan strategi flash sale. Menurutnya, jika hal tersebut tidak dilakukan, maka kesan gaib tidak akan hilang dari produk Xiaomi.

Selain itu, beberapa netizen juga mengeluhkan strategi pemasaran yang diterapkan oleh Xiaomi. Hal tersebut lantaran perusahaan yang berkantor pusat di Beijing tersebut terlalu cepat meluncurkan produk terbaru.



"Kayaknya Xiaomi Indonesia harus jarang2in keluarin varian hp baru nih.. bisa kecewa nih pelanggan.. belom ada beli sebulan, udh keluar lg yang baru.. keluar lagi..keluar lagi.. skrg redminote4 ane kyknya udh ngga ada harganya nih," tulis salah seorang netizen.

Kemudian, seorang pengguna Instagram yang lain turut menyayangkan jangka waktu rilis yang cukup singkat dari produk-produk milik Xiaomi. Ia berharap Xiaomi dapat menyelesaikan masalah ketersediaan barang dan sistem penjualan.

Menarik untuk ditunggu jawaban apa yang akan diberikan oleh pihak Xiaomi. Pasalnya, mereka berencana untuk memberikan keterangan pada 22 Mei mendatang, bertepatan dengan peluncuran Redmi S2.

(fyk/fyk)