Jumat, 13 Apr 2018 16:22 WIB

Dikritik Soal Prosesor V9, Ini Tanggapan Vivo

Muhammad Alif Goenawan - detikInet
Foto: Vivo V9 (detikINET/Muhammad Alif Goenawan) Foto: Vivo V9 (detikINET/Muhammad Alif Goenawan)
Jakarta - Vivo V9 yang belum lama ini dirilis secara megah di area Borobudur, Magelang, Jawa Tengah mendapat kritik karena penggunaan SoC yang dinilai tanggung, yakni Snapdragon 450. Menanggapi kritik yang muncul di kalangan netizen, pihak Vivo pun amgkat bicara.

Bagi sebagian orang, dapur pacu memang menjadi acuan ketika membeli ponsel. Akan tetapi, Vivo mengatakan bahwa konsumennya tidak memprioritaskan performa dalam membeli ponsel, melainkan desain dan kamera.


"Untuk di segmen V9 sendiri hal yang dikonsiderasikan pertama itu desain. Mengapa V9 sukses penjualannya karena kami mengutakan hal-hal yang mereka mau," ujar Product Manager Vivo Mobile Indonesia Jason Fanjaya Jana ditemui detikINET di JSC Hive, Jakarta, Jumat (13/4/2018).

Menurut Jason, di segmen tersebut biasanya konsumen lebih membutuhkan nilai emosional, bukan sekadar ponsel dengan spek tinggi. Walaupun diakui setiap segmen punya pertinbangan berbeda-beda.

"Di segmen V9 itu tipe orang yang ekspresif. Kenapa kami bikin bodi glossy tampak menarik," ujarnya.


Alasan kedua adalah soal kamera. Itulah mengapa sebabnya Vivo kemudian memberikan dual camera pada V9. Nah, barulah yang ketiga adalah performa.

Meski menggunakan Snapdragon 450, Jason mengklaim bahwa performanya tinggi. "Karena mengapa? Efiesiensi kami punya UI dan UX," pungkasnya. (jsn/rou)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed