Darah 'Hidupkan' Alat Elektronik
- detikInet
Jakarta -
Manusia tidak perlu jauh-jauh mencari sumber energi alternatif untuk masa depan. Salah satu sumber itu adalah darah yang mengalir di dalam tubuh manusia. Lho?Sekelompok peneliti dari Tokyo, Jepang, berhasil mengembangkan sel bahan bakar yang menggunakan darah manusia sebagai sumber energi utamanya. Sel bahan bakar itu bahkan menggunakan senyawa yang tidak meracuni tubuh sehingga bisa dimanfaatkan untuk mencangkok perangkat elektronik pada tubuh manusia. Tapi jangan terburu membayangkan dalam waktu dekat akan ada ponsel bertenaga darah yang dicangkokkan pada tubuh seseorang. Aplikasi teknologi tersebut akan ditujukan pada pembuatan perangkat bantuan kesehatan. Seperti dilansir dari AFP, Senin (16/02/2005), perangkat awal yang dikembangkan oleh ilmuwan di Jepang itu hanya seukuran koin kecil. Perangkat itu mampu menghasilkan listrik sebesar 0,2 miliwatt, kira-kira cukup untuk sebuah pemantau kadar gula yang bisa memancarkan informasi lewat frekuensi radio.Aplikasi selanjutnya diperkirakan akan mengarah pada perangkat elektronik seperti jantung buatan dan sejenisnya. Sel bahan bakar itu menggunakan glukosa, senyawa gula dari dalam darah, dan senyawa lain yang tidak beracun. "Mediator elektronnya dibuat dengan basis Vitamin K3, yang memang ada dalam tubuh manusia. Oleh karena itu alat ini aman dan bisa digunakan untuk menghasilkan energi dari darah pada perangkat cangkokan," ujar Matsuhiko Nishizawa, profesor dari Tohoku University yang memimpin tim peneliti.Umumnya sel bahan bakar biologis yang sedang dikembangkan memiliki kandungan senyawa logam. Jika diterapkan untuk produk cangkokan, senyawa tersebut dikhawatirkan dapat mencemari tubuh penggunanya.
(wicak/)