LG Tarik 128.000 Baterai Laptop Apple
- detikInet
Jakarta -
LG Chem Ltd., perusahaan kimia asal Korea, menarik 128.000 baterai yang dipakai di laptop yang diproduksi Apple Computer Inc. Ratusan ribu baterai tersebut, bisa mengalami panas berlebih.Ratusan ribu baterai lithium ion tersebut, selama ini dipakai di laptop iBook dan Powerbook. Baterai tersebut menjadi komponen di laptop 12-inch iBook G4, 12-inch PowerBook G4, dan 15-inch PowerBook G4. Baterai yang ditarik memiliki kode A1061, A1078, dan A1079 dengan nomor seri yang diawali dengan HQ441 sampai HQ507 atau 3X446 sampai 3X510.Baterai-baterai yang diproduksi LG selama September dan November 2004 itu, diketahui bisa menimbulkan panas berlebih. Panas yang makin tinggi bisa menimbulkan percikan api sehingga menyebabkan kebakaran pada anggota badan penggunanya, dan benda-benda di sekitarnya. Masalah tersebut bukan hanya teori belaka, karena sampai saat ini Apple telah menerima enam laporan -- empat diantaranya dari Amerika Serikat -- mengenai laptop yang terlalu panas. Menurut Apple, tidak ada yang terluka dari kejadian tersebut.Laptop-laptop Apple yang baterainya bermasalah, adalah yang dirakit di Taiwan dan Cina, dan terdistribusi di Amerika Serikat. Negara Paman Sam itu memang menjadi basis terbesar bagi penjualan Apple.LG Chem mengaku, pihaknya telah memperbaiki masalah pada baterai buatannya. "Perusahaan akan membentuk gugus tugas untuk terus-menerus memantau pembuatan baterai, sehingga bisa mencegah ketidaksempurnaan produk," sebut pernyataan dari LG Chem, seperti dikutip dari situs milik harian Korea Herald, Senin (23/5/2005). Apple juga akan melakukan pengawasan pada proses manufaktur yang dijalankannya. Penarikan komponen laptop kerap terjadi, bahkan untuk produk kenamaan. Sebelumnya IBM dan Dell menarik ribuan laptopnya karena kerusakan pada power adapter. Hewlett-Packard juga pernah mengalami hal serupa. Apple sendiri bukan pertama kali mengalami hal ini, tahun lalu perusahaan komputer asal Amerika Serikat ini menarik baterai yang ada di 28.000 laptopnya. Baterai laptop yang memanas biasanya disebabkan karena komponen ventilasinya tersumbat, sehingga sirkulasi panas tidak berlangsung dengan baik.Tidak hanya laptop, perangkat game juga pernah mengalami kasus serupa. Februari tahun ini, Microsoft pernah menarik kabel power (power cord) yang tertancap pada 14,1 juta unit Xbox, karena berisiko menimbulkan kebakaran.
(wicak/)