Targetkan Penduduk 'Bawah' India
Microsoft Luncurkan Software Bahasa Hindi
- detikInet
Jakarta -
Misrosoft meluncurkan sistim operasi berbahasa Hindi yang ditujukan untuk komputer-komputer murah di India. Potensi pasar komputer ini adalah masyarakat pinggiran India. Komputer murah ini diproduksi oleh HCL, perusahaan penghasil komputer terbesar di India. Pihak HCL menawarkan komputer dengan sistim operasi Windows berbahasa Hindi. Harga yang dipatok sebesar US$461 (Rp 4,500,000), di mana dengan harga tersebut warga sudah bisa mendapatkan komputer. Menurut Direktur Microsoft India, Ranjivjit Singh, harga tersebut adalah separuhnya dari harga komputer bermerek yang dijual di negara Sungai Gangga itu. Berdasarkan data yang diperoleh dari industri hardware, India telah berhasil meningkatkan penjualan komputer sebesar 29 persen pada tahun fiskal yang berakhir Maret 2005. Jumlah unit yang terjual adalah 475.000 unit senilai US$3,6 juta (Rp 34 juta). Ranjivjit menuturkan, "apa yang sudah kami luncurkan adalah komputer berbasis Windows keluaran Microsoft yang paling terjangkau harganya. Ini dimaksudkan agar 70 persen penduduk India yang hidup di daerah pinggiran, bisa ikut menikmati revolusi teknologi informasi." katanya seperti dilansir AFP dan dikutip detikinet Jumat (3/6/2005). Daerah yang pertama kali menjadi target pemasaran adalah bagian utara India yang mayoritas warganya menggunakan bahasa India. Produk tersebut terutama ditujukan bagi para pegawai pemerintahan yang kesulitan memperoleh akses komputer. "Pasar yang akan kami bidik adalah betul-betul konsumen baru. Mereka adalah pegawai pemerintahan yang jumlahnya mencapai 200 ribu orang di negara bagian utara Uttaranchal," ungkap Rajivjit lagi. Ia pun kembali mengungkap, negosiasi dilakukan dengan pemerintah negara bagian lain. Meski aplikasi kebijakan akan diterapkan di daerah-daerah yang warganya sebagian besar berbahasa Hindi. Patut diketahui, India punya 30 macam bahasa daerah. Termasuk diantaranya Tamil, yang banyak digunakan di daerah bagian tenggara India. Ada pula bahasa Bengali yang mayoritas digunakan di wilayah timur. Selain itu ada pula Marathi, yang sebagian besar menjadi bahasa pengantar di kawasan industri wilayah barat India, Maharashtra. "Dari satu miliar lebih penduduk India, hanya sekitar 10 persen yang menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar. Sisanya masih menggunakan bahasa Hindi dan bahasa-bahasa daerah lain," jelas Rajivjit lagi.Sejatinya, software tersebut akan menawarkan program Word Processing dan browser dalam bahasa Hindi. Tetapi tidak menyertakan fitur networking atau Microsoft Office. Diharapkan Windows berbahasa Hindi ini, akan sangat membantu mendongkrak penjualan komputer murah. Pasalnya jumlah orang yang memiliki komputer di India, sampai saat ini baru mencapai 14 orang per seribu penduduk. Baru setengah dari tingkat kepemilikan PC di Cina.
(wicak/)