Berbasis Linux
Nokia Ungkap Gadget Non-Ponsel
- detikInet
Jakarta -
Nokia meluncurkan perangkat portabel untuk menjelajah internet broadband nirkabel. Anehnya, perangkat berbasis Linux itu tak disertai fungsi ponsel. Kenapa?Produk itu bernama Nokia 770 Internet Tablet dan didesain khusus untuk melakukan penjelajahan situs web serta fungsi e-mail dan lainnya. "Kami meluncurkan kategori produk baru," Janne Jormalainen, Vice President Nokia Divisi Multimedia seperti dikutip dari CNet News.com oleh detikinet Kamis (26/5/2005).Ini adalah produk pertama Nokia yang menggunakan sistem operasi Linux. Biasanya Nokia menggunakan platform Symbian untuk piranti 'pintar'-nya. Gadget tersebut sudah termasuk software seperti Internet Radio, RSS news reader, image viewer dan media player. Satu-satunya kesamaan produk tersebut dengan 'telepon pintar' lainnya yaitu pada browsernya. Seperti biasa, Nokia menggunakan Opera.Nokia bertujuan untuk menjual perangkat tersebut pada pelanggan Internet broadband. Pengguna juga bisa memakai piranti tersebut pada hot spot atau dihubungkan dengan bluetooth.Rencananya pada tahun 2006, Nokia akan menyertakan fungsi telepon internet (VoIP) dan Instant Messenger dalam versi upgrade-nya. Mengundang HackerNokia berharap, dengan menggunakan sistem operasi Linux untuk desktop, inovasi akan lebih cepat terjadi. Pasalnya sistem operasi Linux untuk desktop adalah yang paling sering dikutak-katik oleh hacker di seantero dunia.Bersamaan dengan itu Nokia juga meluncurkan situs untuk komunitas Open Source. Perusahaan asal Finlandia itu ingin mendukung penuh komunitas hacker (dalam arti positif) yang ingin mengutak-atik perangkatnya dan mengembangkan produk tersebut. Linux merupakan software Open Source, artinya bisa diperoleh hampir cuma-cuma oleh siapa pun. Kebetulan, sama seperti Nokia, Linux berawal dari Finlandia.Nokia ingin lebih kompetitif dengan berinovasi mendahului pesaingnya. Padahal dalam konteks sekarang ini, Nokia menjual sepertiga perangkat telepon seluler setiap harinya di seluruh dunia. Pangsa pasar Nokia diperkirakan mencapai 700 juta unit di tahun 2005.Perangkat baru ini membutuhkan waktu dua tahun untuk pengembangannya. Secara tidak langsung Nokia 770 akan menghantam pasar komputer portabel.
(wicak/)