Awas 'Jebakan' EULA
Software Resmi Juga Bisa Dituntut
- detikInet
Jakarta -
Pengguna sistem operasi Windows berlisensi belum tentu bebas dari tuntutan pembajakan software. Perjanjian bernama EULA bisa 'menjebak'. Lho Kok?Setiap kali membeli sistem operasi Windows berlisensi, seorang pengguna harus menyetujui sebuah dokumen bernama End User License Agreement (EULA). Tanpa menyetujui dokumen ini, pengguna tidak akan bisa memasang Windows pada komputer. Hal yang sama sebenarnya juga terjadi pada pembelian software komersial lainnya. Namun tidak bisa dipungkiri dokumen EULA yang panjang (sebanyak 3048 kata untuk Windows XP Professional) membuat pengguna enggan membacanya, apalagi menelaahnya secara sungguh-sungguh.Masalah muncul pada pengusaha warung internet (warnet) yang beberapa pekan ini menjadi sasaran sweeping yang digelar kepolisian di beberapa daerah. Contohnya di Cilacap dua pekan lalu. Sumber detikinet di lapangan menyebutkan pengusaha Warnet yang terkena razia dijegal dengan pasal-pasal dalam EULA.Warnet Ancam MogokJudith M.S., Anggota Dewan Ketua Asosiasi Warnet Indonesia (Awari), mengaku bahwa EULA menjadi permasalahan yang cukup pelik di kalangan warnet. "Kalau dibawa ke EULA, mana ada Warnet buka. Lha, EULA-nya tidak mengizinkan adanya sewa kepada pihak ketiga. Jadi Warnet dipersalahkan selain penggandaan juga menyewakan software," tuturnya kepada detikcom, Senin (10/04/2005). Saat ini Awari sedang dalam pembicaraan dengan Microsoft untuk mengatasi problem Windows bajakan di kalangan Warnet. Menurut Judith, 'terungkapnya' kasus EULA ini membuat beberapa kalangan di tubuh Awari kesal.Bahkan, menurutnya, kalangan Warnet siap melakukan demonstrasi atau 'mogok nasional' jika diperlukan. "Kami inginnya negosiasi dengan Microsoft, tetapi kalau masih ada klausul yang memberatkan, sama saja bohong," tukas Judith.Masalah EULA ini, menurut Judith, sangat memberatkan bagi pengelola Warnet di lapangan. "Aku sedihnya, banyak yang kena sweeping tetapi memilih 'damai'. Gak berani bicara karena kena klausul EULA," Judith menambahkan.
(rouzni/)