Nokia Jual Unit Bisnis Mobile Radio
- detikInet
Jakarta -
Produsen ponsel terbesar dunia, Nokia Corp., akan menjual unit bisnis radio bergerak (Profesional Mobile Radio - PMR) ke European Aeronautic Defence & Space Co. Perjanjian akuisis ini bernilai lebih dari 90 juta Euro (Rp 1,098 trilyun). Seperti dikutip dari AFP, Rabu (6/4/2005), EADS optimis langkahnya mengakuisisi unit bisnis mobile radio milik Nokia, akan memperkuat posisinya dalam perdagangan sistem pertahanan negara dan komunikasi nirkabel yang aman. EADS saat ini memiliki 130 pelanggan yang tersebar di 56 negara.Akuisisi mencakup infrastuktur dan terminal-terminal berbasis standar radio digital Tetra. Perjanjian ini juga berarti memindahkan 325 karyawan yang ada di unit bisnis Nokia, ke EADS.Negosiasi antar kedua perusahaan ini diharapkan rampung pada akhir tahun ini, begitu keduanya memenuhi persyaratan yang ditetapkan regulator.EADS yang juga pemilik sejumlah besar saham di perusahaan pembuat pesawat Airbus, optimis potensi pasar global di bidang sistem keamanan akan meningkat menjadi lebih dari 10 juta Euro (Rp 12,048 miliar) dalam lima tahun mendatang.EADS selama ini mempekerjakan 110.000 pegawai di divisi udara dan luar angkasa, pertahanan dan segala berbagai layanan terkait. Tahun lalu, pendapatannya mencapai 31,8 miliar Euro (Rp 388 trilyun).Sementara Nokia, perusahaan yang berbasis di Espoo, sebuah kawasan di luar ibukota Finlandia, memiliki pelanggan di 130 negara dan mempekerjakan sekitar 55.500 pegawai.
(rouzni/)