Hal ini nyatanya menjadi ketakutan tersendiri bagi para orangtua di Amerika Serikat (AS). Menurut sebuah survei yang dilakukan terhadap 4.201 orangtua di AS yang dilakukan oleh Survey Monkey, 47% mengatakan bahwa mereka merasa anaknya kecanduan perangkat mobile.
Karena hanya ada dua opsi yang diberikan, 53%-nya mengatakan anaknya belum kecanduan perangkat mobile. Para orangtua ini menyatakan hampir tiga perempat dari anaknya punya akses untuk perangkat mobile tersambung seperti smartphone dan tablet.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Yang menarik dari survei adalah 50% dari orangtua tidak khawatir dengan dampak perangkat terhadap kesehatan mental anaknya. Sedangkan 50% lainnya menyatakan ekhawatirannya.
Para orangtua ini mengakui bahwa merekalah satu-satunya yang bertanggung jawab membatasi penggunaan perangkat mobile pada anak dan menjaga mereka dari konten tak pantas yang disiarkan di situs atau aplikasi streaming video YouTube. (mag/mag)