DivX 6.0 Siap Saingi Microsoft dan Apple
- detikInet
Jakarta -
DivX, perusahaan yang terkenal dengan teknologi kompresi video yang berkembang pesat, meluncurkan DivX 6.0. Versi terbaru perangkat video digital tersebut disiapkan untuk saingi Apple dan Microsoft.Sejak pekan ini DivX versi 6.0 sudah full release. Piranti itu diharpakan bisa meningkatkan peran perusahaan kecil asal San Diego, Amerika Serikat itu di pasar konsumen. DivX 6.0 dirancang untuk membuat video pribadi yang berkualitas dan juga untuk distribusi film-film komersial. Oleh pembuatnya, piranti tersebut diklaim setara dengan produk saingannya, bahkan melebihi. Pesaing yang dimaksud adalah Apple dan Microsoft.Jordan Greenhall, CEO DivX mengatakan pirantinya dapat digunakan pada jutaan pemutar DVD. "Performa dan kualitas gambar teknologi ini lebih bagus, serta memiliki interoperabilitas yang lebih luas dibanding teknologi video lain yang beredar di pasaran," katanya seperti dilansir CNet News.com Kamis (16/6/2005).Dalam beberapa tahun terakhir, DivX telah berevolusi. Dari sekadar digunakan untuk 'membarter' film-film Hollywood secara online, sampai akhirnya mulai dianggap serius oleh industri elektronik.Meski dana pemasaran DivX tidak sebesar Apple dan Microsoft, DivX berhasil menciptakan format film berkualitas tinggi, setidaknya dalam beberapa percobaan online. Beberapa studio film independen sudah memanfaatkan teknologi ini untuk mendistribusikan film mereka.Divx 6.0 mendukung fungsi menu, dukungan teks multi bahasa dan tambahan track audio. Hal itu membuat film yang dihasilkan mirip dengan film DVD yang telah banyak beredar. Di sisi lain, produsen teknologi DVD sedang berseteru memperebutkan format generasi terbaru. Perseteruan terjadi antara kubu Blu-Ray dengan High Definition DVD.Format yang tak menentu tersebut, telah membawa beberapa muka baru dalam industri media elektronik. Termasuk DivX, Microsoft dan Nero, yang sebelumnya lebih dikenal di industri komputer.Saingan BaruMicrosoft bahkan telah sukses menempatkan format Windows Media 9 menjadi standar yang akan didukung oleh format DVD generasi mendatang. Hal itu tercapai berkat 'kerelaan' Microsoft melepas teknologinya pada badan standardisasi DVD. Perusahaan Nero juga berjuang keras untuk memasuki bisnis kompresi video. Sebelumnya Nero lebih dikenal sebagai pembuat software CD dan DVD burning.Seperti DivX, Nero memasarkan Nero Digital. Produk itu mencakup teknologi standar MPEG AVC dengan tambahan piranti proprietary. Format tersebut dianggap potensial untuk distribusi komersial. Nero sendiri saat ini sedang berjuang untuk mendapatkan dukungan dari vendor hardware.
(donnybu/)