Nintendo Sebar Seribu Hotspot Gratis
- detikInet
Jakarta -
Nintendo Co. Ltd, memantapkan pertarungan dengan pesaing abadinya Sony Computer Entertainment Inc. dengan meluncurkan layanan game online. Sekitar 1.000 hotspot yang dapat diakses secara gratis akan tersebar di seluruh pusat perbelanjaan dan toko mainan di Jepang pada penghujung tahun 2005. Akses Internet nirkabel gratis tersebut disediakan untuk 2 judul game, Mario Kart DS dan Animal Crossing DS. Layanan game online yang akan diluncurkan Nintendo tahun ini itu memang dimaksudkan untuk pemilik konsol portabel Nintendo DS.Menurut Satoru Iwata, Presiden Nintendo, orang-orang selama ini cenderung mengacuhkan layanan game online karena harus mengeluarkan biaya lagi. Iwata mengatakan perusahaannya tidak akan memungut biaya sepeser pun untuk pemain game online. "Dengan taktik ini, kami optimis bisa membuat 90 persen lebih orang yang telah membeli game akan memainkannya secara online," ujar Iwata seperti dilansir AFP Rabu (8/6/2005). Untuk menyambut layanan terbaru tersebut, Nintendo akan menyediakan dua game online sebelum akhir tahun ini. "Kami juga menerima dukungan dari 25 pembuat software untuk layanan baru kami," kata Iwata. Pada November 2004, Nintendo mengeluarkan konsol game portabel Nintendo DS dan berhasil menjual sebanyak 52,7 juta unit sampai akhir Maret 2005. Sedangkan software game-nya terjual 10,49 juta unit pada rentang waktu yang sama.Sony Computer Entertainment Inc., musuh bebuyutan Nintendo, turut meramaikan pasar game portabel dengan meluncurkan konsol PlayStation Portable (PSP), Desember lalu. Sony mengekspor sebanyak 2,97 juta unit PSP pada akhir Maret dan sebanyak 5,7 juta unit software game untuk PSP. Namun hingga kini, Sony belum merencanakan layanan online untuk PSP. Sedangkan di arena pertarungan konsol rumahan, Nintendo akan mengumumkan peluncuran Revolution pada akhir tahun ini. Menurut Iwata, Revolution merupakan generasi game rumahan masa depan. Di segmen konsol game rumahan, Nintendo menghadapi persaingan ketat melawan Playstation dari Sony dan Xbox-nya Microsoft. "Formula kuno sukses dengan kombinasi spesifikasi tinggi dan grafik menawan sudah tidak berlaku lagi," kata Iwata. "Dengan diluncurkannya Revolution, kami akan membuat paradigma baru di industri game," tambahnya.
(donnybu/)