Minggu, 14 Jan 2018 08:10 WIB

Admin WhatsApp Bisa Dilengserkan Paksa dengan Fitur Ini

Fino Yurio Kristo - detikInet
Foto: detikINET/Irna Prihandini Foto: detikINET/Irna Prihandini
Jakarta - WhatsApp tengah menggodok fitur anyar yang bisa menggerogoti kekuasaan admin. Ya dengan fitur ini, admin yang kurang disenangi bisa saja dilengserkan.

Dikutip detikINET dari Independent, fitur bernama Dissmiss As Admin itu memungkinkan admin grup diturunkan jadi anggota WhatsApp biasa, mungkin jika terlalu menyebalkan atau sewenang-wenang. Sehingga ia tidak punya lagi keistimewaan sebagai admin.

Akan tetapi kabarnya, seorang grup admin hanya dapat diturunkan oleh admin grup lainnya di grup yang sama, bukan oleh anggota. Fitur ini sedang diujicoba di versi beta WhatsApp untuk Android dan sedang dikembangkan untuk sistem operasi iOS.

Karena masih dalam tahap uji coba, fitur bersangkutan bisa hadir bagi seluruh pengguna atau bisa saja tidak jadi disebarkan. Belakangan ini, WhatsApp memang giat menggodok beragam kemampuan anyar.

Belum lama ini, WhatsApp juga tengah menjajal fitur Resticted Group yang memungkinkan admin sebuah grup membungkam para anggota di grup tersebut.



Jadi dengan fitur dimaksud, admin WhatsApp dimungkinkan mengubah setting di mana hanya dia yang dapat mengirimkan pesan. Para anggota di grup cuma dapat membacanya, tidak bisa membalas apa-apa.

Setting Restricted Group hanya bisa diaktifkan oleh admin grup. Jika sudah aktif, semua anggota non admin tidak dapat mengirimkan pesan jenis apapun, baik tulisan, gambar, video ataupun berbagi lokasi.

WhastApp saat ini berstatus layanan messaging terpopuler. Jumlah penggunanya sudah lebih dari 1 miliar di seluruh dunia.

[Gambas:Video 20detik]

(fyk/fyk)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed
  • Masih Sulit Bawa Manusia Terbang ke Mars

    'Masih Sulit Bawa Manusia Terbang ke Mars'

    Senin, 18 Jun 2018 21:35 WIB
    Space Launch System NASA, Rocket SpaceX milik Elon Musk, dan Blue Origin kepunyaan Jeff Bezos, diyakini mantan astronot ini masih sulit bawa manusia ke Mars.
  • Huawei Bantah Ancam Keamanan Australia

    Huawei Bantah Ancam Keamanan Australia

    Senin, 18 Jun 2018 19:59 WIB
    Huawei merilis surat terbuka yang isinya membantah tudingan pemerintah Australia yang menilai jaringan mereka berbahaya bagi keamanan nasional negara itu.
  • Si Kardus Nintendo Labo Laris Manis

    Si Kardus Nintendo Labo Laris Manis

    Senin, 18 Jun 2018 15:35 WIB
    Berbahan dasar kardus, tak sedikit gamer yang mengejek kemunculan Nintendo Labo. Meski demikian, nyatanya aksesoris Nintendo Switch ini laris manis di pasaran.
  • Google Guyur Pesaing Alibaba Rp 7,7 Triliun

    Google Guyur Pesaing Alibaba Rp 7,7 Triliun

    Senin, 18 Jun 2018 14:26 WIB
    Google terus memperkuat cengkraman bisnisnya di China dengan cara mengguyur uang triliunan rupiah di salah satu raksasa e-commerce pesaing terkuat Alibaba.
  • Trafik Data Lebaran Telkomsel Melonjak 109%

    Trafik Data Lebaran Telkomsel Melonjak 109%

    Senin, 18 Jun 2018 13:35 WIB
    Telkomsel mencatat kenaikan trafik layanan data signifikan. Jika dibandingkan periode Lebaran tahun lalu, trafik data operator seluler itu melonjak pesat 109%.
  • Fortnite Ikut Nebeng Semarak Piala Dunia

    Fortnite Ikut Nebeng Semarak Piala Dunia

    Senin, 18 Jun 2018 12:53 WIB
    Setelah update Thanos dari euforia film Avengers Infinity War beberapa waktu lalu, kini game Fortnite juga ikut serta menyemarakkan Piala Dunia 2018.
  • Bill Gates Ternyata Ada Dua Orang

    Bill Gates Ternyata Ada Dua Orang

    Senin, 18 Jun 2018 10:59 WIB
    Hari ini adalah hari ayah di Amerika Serikat. Pendiri Microsoft Bill Gates pun tak ketinggalan mengucapkan selamat hari ayah untuk bapaknya yang ternyata..