Sabtu, 16 Des 2017 09:34 WIB

Pasar Laptop Indonesia Naik Walau Digempur Smartphone

Adi Fida Rahman - detikInet
Foto: Adi Fida Rahman/detikinet Foto: Adi Fida Rahman/detikinet
Jakarta - Sejumlah analis meyakini melejitnya perangkat smartphone membuat pasar notebook makin tergerus. Tapi tampaknya hal tersebut belum berlaku di Indonesia.

Indonesia AMD Consumer BDM Armawati Chen mengatakan pasar notebook tahun ini mengalami kenaikan. Bahkan jumlahnya melebihi angka perkiraan para analis pasar.

"Data dari IDC, 3,9 juta unit notebook terjual sepanjang tahun ini. Lebih tinggi 100 ribu unit dari prediksi," kata perempuan yang kerap disapa Lingling itu saat peluncuran jajaran notebook terbaru Asus yang ditenagai prosesor AMD di Jakarta, Jumat (15/12/2017).

Dia menambahkan angka penjualan tahun ini meningkat 11% dibanding 2016. Ini didorong oleh melonjaknya penjualan perangkat notebook di kelas konsumen.

Bagi AMD sendiri, 2017 merupakan tahun menggembirakan. Sebab pasarnya di Indonesia diklaim mengalami peningkatan bagus dari tahun sebelumnya. Mengacu pada data pengapalan notebook berotak AMD di Indonesia, terjadi peningkatan sebesar 39% dari tahun lalu pada periode Q1 - Q3.
Pasar Laptop Indonesia Naik Walau Digempur SmartphoneFoto: Adi Fida Rahman/detikinet


Lonjakan tersebut berkat peningkatan prosesor A Series. Bila periode sebelumnya prosesor ini menguasai 60% pasar AMD, pada Q1-Q3 2017 meningkat menjadi 73%.

Kondisi berbeda terjadi pada prosesor E Series. Prosesor ini turun dari yang sebelumnya menguasai 40% market share AMD menjadi hanya 27%. Kendati turun, perusahaan yang berbasis di Sunnyvale, California, Amerika Serikat itu tidak akan menghentikan penjualan prosesor E Series.

"Kalau E Series dihentikan, kami tidak bisa menghadirkan notebook dengan harga terjangkau bagi masyarakat," pungkas Lingling. (fyk/rou)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed