Hal tersebut diungkapkan PR Manager Vivo Mobile Indonesia Tyas Rarasmurti. Pasalnya, V7 yang disiapkan sebagai versi terjangkau V7+, diyakini mampu memenuhi kebutuhan anak muda yang punya aktivitas dinamis dan mobile.
"Target kami anak muda, yang punya aktivitas dinamis. Millennial lah," kata Tyas, di restoran Bunga Rampai, Jakarta, Kamis (9/11/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sayangnya Vivo masih belum mau mengungkap banderol V7. Namun vendor asal China ini mengaku telah melakukan riset harga agar banderolnya nanti diharapkan bisa memenuhi keinginan pasar.
"Sebelum launch kami sudah riset harga. Kami juga tidak melihat ini (V7 -red) akan compete dengan ponsel sekelasnya yang lain, tapi untuk memberikan variasi bagi konsumen. Kita akan lihat," jelasnya. (rns/rou)