Kamis, 02 Nov 2017 12:56 WIB

Bos Xiaomi : Kami Memang Perusak Harga

Adi Fida Rahman - detikInet
Foto: Adi Fida Rahman/detikINET Foto: Adi Fida Rahman/detikINET
Jakarta - Sejumlah pihak mencap Xiaomi sebagai vendor yang merusak harga ponsel. Lantas bagaimana perusahaan asal China itu menanggapi anggapan tersebut?

Ditemui usai memaparkan ponsel Redmi Note 5A, alih-alih membantah Head of Xiaomi South Pacific Region and Country Manager Xiaomi Indonesia Steven Shi malah membenarkan dengan mantap.

"Kami bukan perusak harga. Tapi kami memang benar-benar perusak harga," tegasnya.

Menurut Shi, menjadi keinginan CEO Xiaomi Lei Jun untuk menghadirkan perangkat dengan spesifikasi mumpuni. Tapi mereka coba membanderolnya lebih murah dibanding perangkat dengan jeroan yang sama.

Meski dijual murah, Shi mengklaim Xiaomi tidak merugi. Sebab mereka masih mendapatkan untung yang cukup besar dari bisnis ponselnya.

"Dengan menjual lebih banyak ponsel, kami bisa menekan biaya komponen. Jadi tetap mendapat keuntungan," kata pria berkacamata itu.

Bos Xiaomi : Kami Memang Perusak HargaFoto: detikINET/Adi Fida Rahman


Sebelumnya diberitakan, setelah menghadirkan Mi A1, Xiaomi kembali memboyong perangkat baru. Bernama Redmi Note 5A, ponsel ini digadang sebagai ponsel 5,5 inch dengan harga terjangkau.

Dapur pacunya mengusung prosesor quad core Snapdragon 425. Tersemat pula RAM 2 GB dengan memori internal 16 GB.

Utuk kebutuhan fotografi, tersedia kamera di bagian belakang 13 MP. Sementara untuk kebutuhan selfie terdapat kamera 5 MP.

Seperti perangkat Xiaomi lain, Redmi Note 5A dibekali infra red. Sehingga ponsel ini bisa dijadikan remote control untuk perangkat elektronik lain.

Untuk baterainya punya kapasitas 3.080 mAh. Tersedia juga dua slot SIM card dan satu slot MicroSD.

Redmi Note 5A akan dilepas seharga Rp 1,499 juta. Bila tertarik ponsel ini mulai dipasarkan pada 9 November mendatang lewat e-commerce JD.id. (afr/fyk)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed
  • Masih Sulit Bawa Manusia Terbang ke Mars

    'Masih Sulit Bawa Manusia Terbang ke Mars'

    Senin, 18 Jun 2018 21:35 WIB
    Space Launch System NASA, Rocket SpaceX milik Elon Musk, dan Blue Origin kepunyaan Jeff Bezos, diyakini mantan astronot ini masih sulit bawa manusia ke Mars.
  • Huawei Bantah Ancam Keamanan Australia

    Huawei Bantah Ancam Keamanan Australia

    Senin, 18 Jun 2018 19:59 WIB
    Huawei merilis surat terbuka yang isinya membantah tudingan pemerintah Australia yang menilai jaringan mereka berbahaya bagi keamanan nasional negara itu.
  • Si Kardus Nintendo Labo Laris Manis

    Si Kardus Nintendo Labo Laris Manis

    Senin, 18 Jun 2018 15:35 WIB
    Berbahan dasar kardus, tak sedikit gamer yang mengejek kemunculan Nintendo Labo. Meski demikian, nyatanya aksesoris Nintendo Switch ini laris manis di pasaran.
  • Google Guyur Pesaing Alibaba Rp 7,7 Triliun

    Google Guyur Pesaing Alibaba Rp 7,7 Triliun

    Senin, 18 Jun 2018 14:26 WIB
    Google terus memperkuat cengkraman bisnisnya di China dengan cara mengguyur uang triliunan rupiah di salah satu raksasa e-commerce pesaing terkuat Alibaba.
  • Trafik Data Lebaran Telkomsel Melonjak 109%

    Trafik Data Lebaran Telkomsel Melonjak 109%

    Senin, 18 Jun 2018 13:35 WIB
    Telkomsel mencatat kenaikan trafik layanan data signifikan. Jika dibandingkan periode Lebaran tahun lalu, trafik data operator seluler itu melonjak pesat 109%.
  • Fortnite Ikut Nebeng Semarak Piala Dunia

    Fortnite Ikut Nebeng Semarak Piala Dunia

    Senin, 18 Jun 2018 12:53 WIB
    Setelah update Thanos dari euforia film Avengers Infinity War beberapa waktu lalu, kini game Fortnite juga ikut serta menyemarakkan Piala Dunia 2018.
  • Bill Gates Ternyata Ada Dua Orang

    Bill Gates Ternyata Ada Dua Orang

    Senin, 18 Jun 2018 10:59 WIB
    Hari ini adalah hari ayah di Amerika Serikat. Pendiri Microsoft Bill Gates pun tak ketinggalan mengucapkan selamat hari ayah untuk bapaknya yang ternyata..