Kamis, 26 Okt 2017 10:22 WIB

Zenfone Anyar Telat Datang ke Indonesia, Ini Alasannya

Adi Fida Rahman - detikInet
Foto: detikINET/Adi Fida Rahman
Jakarta - Setelah dirilis secara resmi di Taiwan, Asus ingin sekali segera membawa ponsel barunya ke Indonesia. Tapi kenyatannya, ponsel anyar Asus baru mendarat beberapa bulan sesudahnya, kenapa?

CEO Asus Jerry Shen mengatakan, Indonesia merupakan pasar yang amat penting bagi pihaknya. Negara ini masuk dalam lima besar pasar ponsel dunia.

"Pertama China, lalu Amerika Serikat, India, Brasil dan Indonesia," kata Jerry saat berbincang usai peluncuran Asus Zenfone 4 Selfie dan Selfie Pro di Jakarta, Rabu (25/10).

Lantaran begitu pentingnya Indonesia, Asus berkeinginan untuk segera memasukan perangkat anyarnya setelah diumumkan. Hanya saja aturan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) membuat mereka sulit untuk merealisasikan keinginan tersebut.

Zenfone Anyar Telat Datang ke Indonesia, Ini Alasannya CEO Asus Jerry Shen (Foto: Adi Fida Rahman/detikINET)


"Karena harus SKD (semi knock down) jadi baru bisa dua bulan lebih masuk ke sini," ujarnya.

Lebih lanjut, Jerry mengatakan adanya aturan TKDN memang bertujuan baik. Tapi bagi pelaku vendor ponsel agak memberatkan. India dan Brasil memiliki aturan serupa. Tapi vendor ponsel masih diperbolehkan mengimpor, sehingga ponsel baru bisa cepat masuk di kedua negara tadi.

"Indonesia satu-satunya di dunia yang menjalankan aturan SKD. Tapi bagaimana lagi, kami tetap harus mengikuti, agar ponsel jadi made in Indonesia," pungkasnya. (rns/rns)