BERITA TERBARU
Jumat, 22 Sep 2017 12:18 WIB

Pembeli Pertama iPhone 8 di Dunia Tidak Mau Memakainya

Fino Yurio Kristo - detikInet
Mazen Kourouche. Foto: Reuters Mazen Kourouche. Foto: Reuters
Sydney - iPhone 8 dan 8 Plus mulai dijual di berbagai negara pertama yang kebagian menjadi tempat pemasaran perdana, seperti Australia, Jepang dan Singapura. Tapi anehnya, pembeli pertama iPhone 8 malah tidak menginginkannya.

Namanya Mazen Kourouche, pria berusia 20 tahun yang sudah 11 hari berkemah di depan Apple Store di kota Sydney. Tujuannya menjadi pembeli iPhone 8 pertama di dunia. Karena masalah zona waktu, Australia memang menjadi negara pertama yang menjual iPhone 8.

Mazen membeli iPhone 8 khususnya untuk melakukan review di YouTube. Tapi setelah mendapatkan iPhone 8, dia malah mengaku sama sekali tidak ingin memakai ponsel tersebut.

"Aku tidak akan memakai ponsel ini, aku tetap menggunakan iPhone 7 Plus," sebutnya yang dikutip detikINET dari DailyMail.

"Tidak ada artinya aku memegangnya jika tidak akan dipakai, jadi aku mungkin hanya akan memberikannya pada ibuku," lanjutnya.

"Tapi dia mungkin akan mengatakan padaku tak ingin ponsel ini karena hanya buat mengirim pesan, tidak ada kegunaan lain buatnya. Dia akan berpikir aku gila," lanjut Mazen.

Saksikan video 20detik tentang antrean iPhone 8 di sini:

[Gambas:Video 20detik]

Tonton Juga: Perbandingan iPhone 8 vs iPhone 8 Plus vs iPhone X

Berkemah selama 11 hari di depan Apple Store, dia mengaku malu karena mendapat sorotan media. Tapi Mazen tidak berniat mundur karena memang gemar mengantre iPhone sejak dulu.

Lantas apa alasan dia tak mau menggunakan iPhone 8? Rupanya dia lebih memilih menunggu kedatangan iPhone X. Maze berencana akan kembali antre untuk mendapatkan iPhone yang memang lebih banyak menarik perhatian itu.

Penjualan perdana iPhone 8 sendiri berlangsung cukup meriah dengan antrean mengular. Tapi terindikasi jumlahnya tak sebanyak antrean generasi iPhone sebelumnya.
(fyk/fyk)
-
Load Komentar ...

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed