Minggu, 30 Jul 2017 07:39 WIB

Xiaomi Ngutang Rp 13 Triliun, Demi Apa?

Adi Fida Rahman - detikInet
Xiaomi Mi 6. Foto: detikINET - Anggoro Suryo Jati Xiaomi Mi 6. Foto: detikINET - Anggoro Suryo Jati
Jakarta - Xiaomi baru saja melakukan pinjaman senilai USD 1 miliar atau di kisaran Rp 13,3 triliun. Rencananya, dana segar tersebut untuk melakukan ekspansi global.

Pinjaman dilakukan oleh anak usaha Xiaomi H.K. Ltd yang menandatangani perjanjian pinjaman jangka waktu 3 tahun. Deutsche Bank dan Morgan Stanley berperan sebagai koordinator, dengan Bank of China (Hongkong), Deutsche Bank AG, dan Wing Lung Bank sebagai mandated lead arranger dan bookrunners.

"Konsep ritel baru yang merupakan integrasi dari ritel online dan offline, dan globalisasi adalah dua dari lima area strategis untuk pengembangan bisnis perusahaan. Pinjaman ini akan meningkatkan upaya perusahaan melaksanakan strategi itu," kata Lei Jun, Founder, Chairman, dan CEO Xiaomi dalam keterangan resmi yang diterima detikINET, Minggu (30/7/2017).

Pinjamam yang dilakukan Xiaomi ini bukan kali pertama dilakukan. Di 2014, mereka pernah mendapat pinjaman jangka waktu 3 tahun bernilai sama (USD 1 miliar). Secara keseluruhan, ada 18 bank di Eropa, Timur Tengah, India, Tiongkok, Cina, Hongkong, dan Taiwan berpartisipasi dalam pinjaman baru ini.

Sebelumnya, Lei Jun mengungkapkan bisnis global Xiaomi telah memasuki era pertumbuhan yang cepat. Saat ini Xiaomi hadir di lebih dari 40 negara dan wilayah yang memiliki pangsa pasar cukup tinggi. Inovasi yang dikombinasikan dengan serangkaian hak paten merupakan landasan strategi ekspansi Xiaomi ke luar negeri.

Awal tahun ini, Xiaomi menandatangani perjanjian hak paten dengan Nokia, yang mencakup akuisisi aset hak paten Nokia oleh Xiaomi. Saat ini perusahaan memiliki 4.806 aset hak paten yang telah dikabulkan, dengan 2.404 diantaranya sebagai paten internasional, yang menjadi fondasi rencana ekspansi global Xiaomi.

Selain itu, Xiaomi mengumumkan pengapalan 23,16 juta smartphone di kuartal II 2017, meningkat 70% dari kuartal sebelumnya dan merupakan rekor tertinggi Xiaomi dalam hal pengiriman smartphone per kuartal.

Xiaomi juga coba mematangkan konsep bisnis yang diistilahkan 'triathlon'. Di mana sebelumnya 'perangkat keras + perangkat lunak + layanan Internet', jadi 'perangkat keras + layanan ritel + internet baru' dengan penekanan pentingnya konsep ritel baru dalam strategi perusahaan. Sampai hari ini, Xiaomi telah membuka 149 toko Mi Home di seluruh China. (afr/fyk)
-
Load Komentar ...

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed