Wajar jika timbul pertanyaan, bagaimana mungkin Coolpad bisa bertahan menghadirkan fitur premium dengan harga murah? Apa tidak rugi?
"Ini sebenarnya karena strategi marketing, jadi kita tidak hanya berpikir soal biaya," kata CEO Coolpad .Group Jeff Liu, ditemui usai peluncuran Cool Dual di Exodus Kuningan City, Kamis (27/4/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(Foto: detikINET/Rachmatunnisa) |
Kampanye marketing Coolpad sendiri terbilang agresif. Tak mau kalah dengan kompetitor sesama asal China lainnya, Coolpad kerap menggandeng selebritis dan influencer untuk menggaungkan produknya.
"Terlepas dari siapa artisnya, dampak paling besar adalah kualitas produknya sendiri. Boleh dibilang, selebriti membantu kami setidaknya 20% untuk brand awareness," sebutnya.
Cool Dual mengandalkan fitur dual kamera belakang dengan masing-masing punya resolusi 13 megapixel, dan lensa berbukaan f/2.0. Sementara kamera depannya 8 megapixel dengan teknologi PureCel dan lensa f/2.2.
Kamera belakang Cool Dual memiliki efek bokeh layaknya kamera SLR. Bokeh adalah efek yang digunakan fotografer profesional untuk membantu mata agar lebih fokus pada satu subyek difoto dengan memburamkan latarnya.
"Coolpad memimpin di urusan dual camera. Kami juga ingin dual camera ini tak cuma ada di high end, tapi juga di ponsel murah dan terjangkau," sebut Kim. (rns/rou)












































(Foto: detikINET/Rachmatunnisa)